CUACA EKSTREM DI ANAMBAS
Cuaca Anambas Kerap Berubah-ubah, Sempat Panas Ekstrem, BMKG Beri Penjelasan
BMKG Tarempa memberi penjelasan mengenai kondisi cuaca di Anambas yang kerap berubah-ubah. Sempat panas ekstrem dengan suhu di atas 34 derajat Celcius
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Cuaca di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belakangan ini dilanda panas terik dan hujan singkat secara tiba-tiba.
Secara dominan, cuaca panas lebih intens hingga membuat aktivitas warga di luar ruangan gerah baik siang hari maupun malam hari.
Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarempa bahkan menyatakan, suhu panas sepekan terakhir terbilang ekstrem diangka 34,5°C.
"Itu sudah di atas ambang batas, bisa dibilang panas ekstrem kalau diangka 34 lebih derajat celcius," ucap Prakirawan BMKG Tarempa, Raja Rekhsa Naumi, Senin (26/5/2025).
Meski sepekan terakhir sempat panas ekstrem, namun untuk saat ini suhu cuaca di Anambas sudah kembali normal di angka 33°C.
Baca juga: Desa Pesisir Timur Panen Padi Perdana Total 3,5 Ton, Bupati Anambas Aneng Janjikan Bantuan Mesin
Menurutnya, penyebab terjadinya cuaca panas belakangan berdasarkan prakiraan BMKG karena faktor global dan regional pertumbuhan awan hujan yang tidak mendukung.
"Intensitas maksimum radiasi matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan," sebutnya.
Penyebab selanjutnya, adanya monsun atau angin musim yang bertiup dari arah selatan.
Meskipun cuaca panas, kata Raja, cuaca Anambas saat ini masih berpotensi dilanda hujan singkat hingga lebat berdurasi singkat bersifat lokal.
Bila merujuk pada prakiraan BMKG, cuaca Anambas saat ini masuk pada musim pancaroba.
Baca juga: Benda Misterius Diduga Narkoba Terdampar Saat Cuaca Ekstrem di Anambas, Ada Tulisan Huruf China
Lebih jelasnya, Anambas saat ini sedang dalam fase peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau.
Musim pancaroba ini ditandai dengan perubahan cuaca secara tiba-tiba, seperti dari panas terik yang tiba-tiba hujan deras disertai kilat atau petir.
"Nah untuk angin yang bertiup ke Anambas ini pun kadang dari Utara kadang dari Selatan. Jadi memang masa-masa peralihan," jelasnya.
Di tengah cuaca pancaroba ini, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terjadinya potensi hidrometerologi maupun kebakaran hitan dan lahan.
"Ya selain itu, kalau cuaca pancaroba begini patut juga menjaga kesehatan karena biasanya bakal mengganggu kondisi tubuh apalagi yang rentan," terang Raja.
Untuk musim kemarau, pihaknya memprediksi bakal masuk pada bulan Juni hingga Agustus 2025.
"Kalau dilihat dari fenomena cuacanya, musim kemarau ini cukup singkat. Apalagi di Anambas yang geogarfisnya kepulauan ini berbeda dengan di daratan," pungkasnya. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)
| Dampak Cuaca Ekstrem di Anambas, BPBD Siagakan Pos Setiap Kecamatan |
|
|---|
| Nelayan Anambas Mulai Jarang Melaut Imbas Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Turun |
|
|---|
| Pemkab Anambas Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem 2025, Minta Warga Waspada Angin Kencang dan Banjir |
|
|---|
| Cuaca Buruk Landa Anambas, BPBD Minta Warga Waspada dan Lapor Jika Ada Potensi Bencana |
|
|---|
| Kapal Pompong di Anambas yang Pecah Diterjang Ombak Besar Ternyata Sewaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Cuaca-Anambas-Dilanda-Musim-Pancaroba-Sempat-Panas-Ekstrem-34-Derajat-Celcius-Lebih.jpg)