BEGAL DI BATAM
Komplotan Begal Modus COD di Batam Dibekuk, Dua di Antaranya Pasutri, Tiga Pelaku Lain DPO
Ironisnya, dua pelaku begal modus COD di Batam merupakan suami istri yang telah memiliki tiga anak. Mereka terlibat yang diotaki DPO mengaku polisi
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aksi kejahatan jalanan atau begal kembali meresahkan warga Batam.
Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dibekuk jajaran Satreskrim Polresta Barelang. Ironisnya, dua pelaku merupakan suami istri yang telah memiliki tiga anak.
Ketiganya ditangkap setelah terlibat dalam aksi kejahatan dengan modus Cash On Delivery (COD) yang berujung pada pemukulan dan perampasan barang milik korban.
Sementara itu, tiga pelaku lainnya masih diburu polisi dan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Baca juga: Cerita Keluarga Korban Begal di Batam, Anaknya sudah Diincar, Lacak Lokasi Pelaku dari HP
“Para pelaku ini sudah kami amankan, dua perempuan dan satu laki-laki. Mereka adalah RP (26), SDP (30), dan KC (32),” ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin di Loby Mapolresta Barelang, Rabu (11/6/2025).
Kasus ini bermula pada Rabu, 4 Juni 2025, sekitar pukul 01.30 WIB. Seorang wanita awalnya membuat janji COD pembelian handphone melalui media sosial.
Mereka sepakat bertemu di kawasan Kepri Mall, Sukajadi, Kecamatan Batam Kota.
Korban dijemput di Halte DC Mall, Tanjung Uma oleh para pelaku. Alih-alih transaksi, korban justru dibujuk untuk masuk ke dalam mobil Daihatsu warna abu-abu dengan alasan menukar uang di ATM.
Namun bukan ke ATM, korban malah dibawa jauh ke arah Punggur.
Selama perjalanan, korban dikelilingi oleh tujuh orang di dalam mobil. Salah satu pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian.
Di dalam mobil, korban mendapat interogasi disertai pemukulan dan ancaman kekerasan menggunakan pisau.
Tak hanya mengancam, para pelaku juga merampas sejumlah barang milik korban berupa tiga unit handphone, yakni ITEL P40, ITEL S23, dan OPPO A17 serta satu unit iPhone yang belum ditemukan.
Barang-barang rampasan itu kemudian dijual ke penadah.
“Motifnya klasik, untuk kebutuhan hidup dan foya-foya,” ujar Zaenal.
Baca juga: Hitungan Menit, Polisi Tangkap Pelaku Begal di Batam Usai Lacak HP Korban yang Hilang
Ia menyebut, tiga pelaku lainnya yang terlibat masih buron dan telah ditetapkan sebagai DPO. Mereka adalah Rizki, Rafi alias Black, dan Ali.
Begal di Batam
pencurian dengan kekerasan
Kapolresta Barelang
Kombes Pol Zaenal Arifin
Batam
curas di Batam
Malang Dua Remaja di Batam Jadi Korban Begal, Pelaku Bawa Sajam Ajak Korban Keliling Kota |
![]() |
---|
Dua Remaja di Batam Jadi Begal di Jalan Gajah Mada Sasar Anak-anak, Motor Korban Dirampas |
![]() |
---|
Begal Ngaku Polisi di Batam, Otak Pelaku Kini Masuk Dalam Daftar Orang Paling Dicari Polisi |
![]() |
---|
Mahasiswa di Batam Jadi Korban Begal, Begini Usaha Putra Dapatkan Kembali Barang Miliknya |
![]() |
---|
Lokasi Pelaku Begal Terlacak, Motor, Laptop dan Ponsel Mahasiswa di Batam Akhirnya Kembali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.