KASUS MUTILASI DI PADANG PARIAMAN
Inilah Pesan dan Curhat Terakhir Septia Ananda Sebelum Dimutilasi Wanda di Padang Pariaman
Jadi korban mutilasi di Padang Pariaman, ini curhat terakhir dari Septia Ananda. Pesan terakhir pada ibu juga sempat diucapkan olehnya.
Tiba-tiba saja polisi datang menjemput keluarga pada Rabu (18/6/2025).
Polisi membawa keluarga ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Ketika ditunjukan sejumlah potongan tubuh, Dasrizal langsung bisa memastikan bahwa itu adalah Septia Ananda.
"Saya langsung yakin itu adalah anak saya," katanya.
Seakan memang firasat, Dinda sempat menuliskan curhatannya di akun TikTok.
Ia memposting video pada tanggal 6 Juni 2025 berupa video siluet seorang perempua berdiri di bibir pantai.
"Entah seindah apa di ujung sana. Yang jelas aku masih di perjalanan," tulisnya.
Bukan hanya sekali, sebelumnya pun Dinda menyinggung tentang kematian.
"Mana mungkin bekas pemaiin tewas dipermainkan," tulisnya.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir mengatakan Dinda dibunuh Satria Juhanda.
Wanda kemudian memotong tubuh Dinda menjadi 10 bagian.
Kini polisi sudah menemukan sejumlah potongan yang di antaranya dibuang ke Sungai Batang Anai.
Kepada polisi Wanda mengaku kesal pada Dinda.
Sebab menurut pelaku, korban memiliki utang sebanyak Rp 3,5 juta.
"Tapi tak kunjung dibayar," kata Faisol.
| Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman, Ternyata Dinda Dimutilasi di Dalam Pabrik |
|
|---|
| Kekejaman Satria Juhanda, Bunuh Siska dan Adek usai Memperkosa, Kini Jadi Tersangka |
|
|---|
| Pelaku Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman Sudah Dicurigai Sejak Lama, Ngotot Tak Mau Mengaku |
|
|---|
| Fakta Baru Kasus Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman, Siska Diperkosa Lalu Mayat Dicor |
|
|---|
| Kecurigaan Keluarga Septia Adinda Korban Mutilasi, Diduga Pelaku Potong Korban Pakai Alat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/abang-Septia-Adinda-korban-pembunuhan-mutilasi-2062025.jpg)