Jumat, 10 April 2026

KASUS MUTILASI DI PADANG PARIAMAN

Inilah Pesan dan Curhat Terakhir Septia Ananda Sebelum Dimutilasi Wanda di Padang Pariaman

Jadi korban mutilasi di Padang Pariaman, ini curhat terakhir dari Septia Ananda.  Pesan terakhir pada ibu juga sempat diucapkan olehnya.

Editor: agus tri
TribunPadang.com/Panji Rahmat
KASUS PEMBUNUHAN MUTILASI- Pihak keluarga atau abang dari korban pembunuhan mutilasi sedang memadangi foto Septia Adinda yang ada pada dinding rumah duka di kawasan Balah Ilia Utara, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (20/6/2025). Keluarga korban, Donal, yakin bahwa korban dimutilasi dengan menggunakan alat dan bukanlah parang. 

TRIBUNBATAM.id -- Jadi korban mutilasi di Padang Pariaman, ini curhat terakhir dari Septia Ananda. 

Pesan terakhir pada ibu juga sempat diucapkan olehnya.

Merupakan warga Balah Ilia Utara Lubuk Aluang, Padang Pariaman, Septia Ananda.

Ia dibunuh oleh satpam pabrik bata ringan, Satria Juhanda alias Wanda pada Minggu (15/6/2025).

Pada hari itu, Septia Ananda atau karib disapa Dinda mestinya pergi mengantar sang ibu, Wenni ke Pariaman.

Tapi ketika masih bersiap-siap, Dinda justru pergi dari rumah usai menerima telepon.

DITANGKAP-Satria Johanda (25), pelaku mutilasi di Padang Pariaman, Sumatera Barat, saat ditangkap, Kamis (19/6/2025).
DITANGKAP-Satria Johanda (25), pelaku mutilasi di Padang Pariaman, Sumatera Barat, saat ditangkap, Kamis (19/6/2025). (Dok. Polres Padang Pariaman)

"Pakai saya dulu baju mama, saya pergi sebentar," ucap Dinda saat pergi dari rumah.

Menurut Donal, paman Dinda, korban pergi menemui temannya yang menelepon.

Ia pergi mengendarai motornya.

Sampai pukul 22.00 WIB, Septia Ananda tak kunjung pulang.

Handphonenya pun tak dapat dihubungi.

"Saya langsung mendatangi rumah teman Dinda. Namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan," kata Donal.

Dua hari kemudian warga Padang Pariaman digegerkan penemuan potongan tubuh.

Dasrizal sang ayah dan keluarga masih terus berusaha mencari keberadaan Dinda ke rumah temannya.

"Namun hasilnya sama, tidak ada yang tahu," kata Dasrizal.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved