Sabtu, 25 April 2026

KAPAL TENGGELAM DI BATAM

Pencarian Dua Warga Bulang Korban Kapal Tenggelam di Batam Berlanjut Hari Ini

Tim SAR gabungan fokus mencari dua warga Bulang korban kapal tenggelam di Batam atas nama Fir dan Pa'i, Kamis (26/6/2025).

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
KAPAL TENGGELAM DI BATAM - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian warga Bulang korban kapal tenggelam di Batam, Provinsi Kepri pada Rabu (25/6). Mereka fokus mencari Fir dan Pa'i, dua warga Selat Nenek, Kelurahan Temoyong, Kecamatan Bulang. Kota Batam, Provinsi Kepri. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pencarian terhadap dua warga yang hilang dalam insiden kapal tenggelam di Batam tepatnya di perairan Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (25/6) berlanjut hari ini.

Fokus pencarian tertuju pada dua warga yang ikut dalam insiden kapal tenggelam di Batam atas nama Fir dan Pa'i.

Sementara 11 orang dalam insiden kapal tenggelam di Batam itu dilaporkan selamat.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K melalui Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, S.H., M.H mengungkap jika 11 orang itu telah kembali ke rumah mereka masing-masing di Selat Nenek.

"Pencarian kami lanjutkan mulai pukul 07.00 WIB," ucapnya.

Baca juga: UPDATE Pencarian 3 Korban Tenggelam, Kapolsek Bulang Pastikan Tim Masih Standby: Gelombang Kuat

Adapun fokus pencarian hari ini dengan menyisir perairan sekitar Pulau Laut dan Pulau Sepah.

Tim gabungan menurutnya siaga sejak siang hingga malam hari. 

Pencarian dua warga Batam ini sebelumnya dilakukan hingga pukul 23.00 WIB.

Mereka sempat terkendala kondisi gelombang laut yang kuat.

Sebanyak 13 orang sebelumnya menggunakan long boat serta berangkat dari Selat Nenek menuju Pulau Setokok, Rabu (25/6) sekira pukul 13.00 WIB.

Mereka hendak mengikuti turnamen sepak bola antar pulau.

Baca juga: 4 Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bulang Ditemukan Dalam Kondisi Lemas, 3 Lagi Masih Dicari

Sekitar 45 menit setelah berangkat, kapal yang dikemudikan Rehan mengalami mati mesin di perairan dekat Pulau Laut.

Tak lama kemudian, air mulai masuk ke dalam kapal hingga akhirnya tenggelam.

Sementara Kepala Basarnas Batam, Dedius mengatakan hingga pukul 06.20 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan 11 dari 13 penumpang dalam kondisi selamat. 

Dua orang lainnya, atas nama Fir dan Pa’i, masih dalam pencarian intensif.

“Sebanyak enam orang pertama kali ditemukan dalam kondisi selamat oleh warga di sekitar perairan Setokok pada sore hari. Kemudian empat orang lainnya ditemukan terapung bersama kapal yang terbalik pada malam harinya di Selat Nenek,” ungkap Kepala Basarnas Batam, Dedius.

Adapun korban yang ditemukan di perairan Setokok, yakni Rahel, Fery, Rico, Boge, Rehan, Andika.

Baca juga: 4 Dari 7 Pemain Bola yang Tenggelam di Bulang Ditemukan Dalam Keadaan Selamat: Alhamdulilah ya Allah

Sedangkan korban Ditemukan di Selat Nenek, yakni : Tepok, Damar, Maher, Amirul.

Selain itu korban Ditemukan di pesisir Pulau Luing bernama Papat

Menurutnya, para korban yang ditemukan selamat berhasil bertahan hidup dengan berpegangan pada badan kapal yang terbalik hingga bantuan datang.

“Pada pukul 21.20 WIB, korban bernama Papat ditemukan hanyut hingga ke pesisir Pulau Luing sejauh setengah mil laut dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Pagi ini, Unit Rescue Boat 209 dari Tanjungpinang juga sudah diberangkatkan dari Dermaga Kampung Bulang untuk memperkuat pencarian hari kedua.

Lokasi kecelakaan berada pada koordinat 00° 54' 38" N 104° 01' 47" E, dengan jarak sekitar 26 kilometer dari Pos SAR Batam.

Hingga kini, dua korban masih dalam pencarian, yaitu bernama Fir dan Pa’i.

Baca juga: Tim Gabungan Pakai Drone Hingga Aquaeye Cari 7 Pemain Bola yang Tenggelam di Perairan Pulau Bulang

Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi, Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Polair Polda Kepri, Polairud Polresta Barelang, TNI AL (Pos AL Kertang), BP Batam, Polsek Bulang, Perangkat Desa Setokok, VTS Batam, Masyarakat dan relawan setempat

Petugas mengerahkan alat operasi, Rescue Boat 209, Rubber Boat, Aquaeye (alat deteksi korban di air), Drone thermal, Alat komunikasi dan evakuasi.

Kondisi cuaca pada saat pencarian cukup menantang, dengan hujan ringan, angin tenggara 8–12 knot, dan gelombang laut setinggi 0,5 hingga 1 meter.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazli dalam laporannya  menyampaikan, tim resque SAR pagi ini kembali melanjutkan operasi pencarian. 

"Operasi pencarian kembali dilanjutkan, pagi ini. Tim pukul 06:20 telah melakukan penyisiran. Dua orang korban masih target dalam pencarian," ujarnya, Kamis (26/6). (TribunBatam.id/Bereslumbantobing/Ucik Suwaibah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved