Sabtu, 9 Mei 2026

KAPAL TENGGELAM DI BATAM

Penyintas Long Boat Setokok Batam Rela Nyelam Berulang Kali Demi Selamatkan Rekan Lainnya

Salah satu korban selamat dari insiden tenggelamnya long boat di perairan Setokok, Dedi Marbun membagikan kisah perjuangannya yang luar biasa.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
KORBAN KAPAL TENGGELAM - Dedi Marbun, salah satu korban selamat dari insiden tenggelamnya speedboat pengangkut pemain sepakbola di Pulau Setokok saat ditemui Tribun Batam, Kamis (26/6/2025) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Salah satu korban selamat dari insiden tenggelamnya long boat di perairan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Rabu (25/6/2025), Dedi Marbun membagikan kisah perjuangannya yang luar biasa. 

Tidak hanya bertahan hidup, ia juga menyelamatkan beberapa anak muda yang bersamanya.

Dalam wawancara dengan Tribun Batam, Dedi menjelaskan bahwa speedboat yang mereka tumpangi membawa 13 orang, delapan pemain bola, tim dan 3 di antaranya penonton. 

Mereka berangkat dari Selat Nenek sekitar pukul 13.00 WIB, hendak menuju Pulau Setokok untuk mengikuti turnamen sepak bola antarpulau.

Baca juga: Kisah 2 Pelajar Selamat Kapal Tenggelam di Batam, Maher Menyesal Tak Dengar Kata Ibu

Namun, di tengah perjalanan, sekira pukul 13.50 WIB, kapal mereka mengalami mati mesin dan tak lama kemudian air masuk hingga tenggelam secara perlahan.

"Kapal itu tenggelam dalam posisi tegak, bagian mesin dulu ke bawah. Semuanya panik. Tak perhatikan lagi kemana mereka," ujar Dedi saat ditemui di Kampung Pulau Selat Nenek pada Kamis (26/6/2025)

Saat itu ia masih melihat sekitar enam orang di sekitarnya. 

Ia menyadari bahwa bagian speedboat yang masih bisa dijangkau menjadi satu-satunya pegangan untuk bertahan hidup. 

Namun, karena kapal terus tenggelam, Dedi memutuskan untuk menyelam ke dasar dan mengangkat badan kapal ke permukaan.

"Speed-nya gak ngambang, sudah tenggelam. Saya nyelam, angkat-angkat supaya anak-anak ini bisa pegangan, bisa tahan napas. Saya berkali kali nyelam untuk angkat itu," ungkapnya.

Tindakan itu ia lakukan berulang kali sepanjang mereka mengapung di laut. 

Bersama tiga orang lainnya, Damar (16), Maher (13), dan Amirul, bapak 4 anak ini bertahan hingga arus laut perlahan membawa mereka mendekati tepi.

Baca juga: Allah Masih Sayang Saya, Kesaksian Riko Korban Selamat Kapal Tenggelam di Bulang Batam

Setelah sekitar 7 jam di laut, saat kapal mulai terbawa arus dan mendekat ke pantai, Dedi meminta tiga orang itu berenang lebih dulu ke daratan yang jaraknya lebih kurang 100 meter. 

Lalu, ia menyusul kemudian dengan sisa tenaga yang ada.

"Saya berenang sendiri sekitar 40 menit. Udah pasrah juga waktu itu. Tapi alhamdulillah bisa sampai," kenangnya.

Kini, dari 13 orang penumpang, 10 berhasil ditemukan selamat. Sementara tiga lainnya Muhammad Fahri, Papat, dan Firdaus masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved