BERITA SELEBRITI

Aktor Tampan Indonesia Peras Kekasih Sesama Jenis Pakai Video Mereka, Kini Dibekuk Polisi

MR ditangkap aparat Polsek Cempaka Putih pada Kamis (5/6/2025) malam, tepatnya di sebuah kamar kos di kawasan Depok, setelah IMT melaporkan bahwa diri

|
Editor: Eko Setiawan
(KOMPAS.com/Lidia Pratama Febrian )
ARTIS DITANGKAP - Pesinetron Berinisial MR Ditangkap di Kos Kawasan Depok karena Peras Pasangan Sesama Jenis 

TRIBUNBATAM.id - Kisah asmara sesama jenis antara aktor sinetron berinisial MR dan pria berinisial IMT berakhir tragis.

Bukannya romantis, hubungan keduanya malah berujung pada aksi pemerasan dan pengancaman, hingga MR kini mendekam di balik jeruji.

MR ditangkap aparat Polsek Cempaka Putih pada Kamis (5/6/2025) malam, tepatnya di sebuah kamar kos di kawasan Depok, setelah IMT melaporkan bahwa dirinya diperas dengan ancaman penyebaran video intim hubungan sesama jenis mereka.

“Pelaku mengancam akan menyebarkan foto bugil dan video porno berdurasi pendek yang menampilkan hubungan antara dia dengan korban,” ujar Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan.

Karena takut aibnya tersebar, IMT sempat mentransfer uang sebesar Rp20 juta kepada MR.

Namun tekanan dan permintaan uang yang berulang membuat korban akhirnya melapor ke polisi.

Menurut keterangan, hubungan antara MR dan IMT berawal dari perkenalan di media sosial dua bulan lalu.

Komunikasi yang intens dan pertemuan berkali-kali membuat keduanya terlibat dalam hubungan fisik, yang kemudian dimanfaatkan MR untuk menekan pacarnya sendiri.

“Sudah beberapa kali berhubungan, makanya ada video itu,” kata Kompol Pengky.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, MR mengakui perbuatannya saat diperiksa oleh polisi.

Potongan video penangkapan dan interogasi MR sempat viral setelah diunggah di kanal YouTube BANG RANI STONES.

“Nama MR, Pak,” jawabnya saat ditanya identitas. Ketika diminta menjelaskan aksinya, MR mengaku, “Pengancaman dan pemerasan.”

Namun, MR berdalih bahwa uang yang diterimanya tidak sampai Rp20 juta.

“Enggak nyampe, Pak. Rp10 juta lebih. Itu ngelakuin hubungan dulu, bukan pemerasan,” ujarnya berusaha membela diri.

Uang yang ia terima, katanya, digunakan untuk membayar hotel dan kebutuhan sehari-hari, bahkan sebagian dipakai untuk korban sendiri.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved