Jumat, 10 April 2026

Maling Bawa 52 Karung Beras 25 Kg dari Toko Milik Sembako di Batuaji

Maling gasak isi toko sembako milik Abneer Bistok di Ruko Central Raya Blok AA, Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji Minggu (8/4/2018)

Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Toko sembako milik Abner yang dimasuki maling, Minggu (8/4/2018) pagi kemarin 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Maling gasak isi toko sembako milik Abner Bistok di Ruko Central Raya Blok AA Nomor 9, Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji Minggu (8/4/2018), sekitar pukul 04.00WIB.

Informasi yang diperoleh TRIBUNBATAM.id, Senin (9/4/2018), Abner terakhir menutup toko Sabtu pukul 22.00 WIB, setelah itu pulang ke rumahnya di Perumahan Marina Garden.

Saat kembali ke toko hari Minggu pagi sekira pukul 05.00 WIB, ia melihat keanehan di pintu tokonya yang tampak renggang dan gemboknya sudah tidak ada lagi.

Baca: Pandji Pragiwaksono Pusing Saat Istrinya Bertanya Apa Rasanya Dicium Sama Sophia Latjuba

Baca: Maling Nekat. Masuk ke Rumah yang Ditinggal Kerja Penghuni Pukul 11.30 Siang di Tiban

Baca: UNBK 2018 di SMAN 3 Batam. Tidak Ada Kendala. Sejauh Ini Ujian Berjalan Lancar

Saat itu juga, Abner masuk ke dalam tokonya dan mendapatkan tumpukan beras sudah berkurang.

"Yang langsung kelihatan itu beras, karena langsung terlihat berkurang,"kata Abner.

Setelah dihitung, ternyata sudah karung beras yang hilang sebanyak 52 karung ukuran 25 kilogram.

"Maling juga membawa kabur beberapa slop rokok dari toko,"kata Abner.

Abner mengatakan, total kerugian akibat barang yang hilang dari tokonya kurang lebih Rp 70 juta.

"Kalau uang tidak ada, soalnya uang kita bawa pulang,"kata Abner.

Abner mengatakan dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini.

"Saya sudah buat laporan, mudah-mudahan polisi bisa menangkap pelakunya,"kata Abner.

Kanit reskrim polsek Batuaji Ipda Yanto, saat dikonfirmasi soal kasus tersebut mengatakan pihaknya sedang mengembangkan.

"Korbannya sudah kita periksa, kita juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, kita masih kumpulkan bukti,"kata Yanto.(ian)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved