Rabu, 8 April 2026

TIPS

Cara Bikin Gorengan Tetap Renyah hingga Waktu Buka Puasa, Begini 6 Tipsnya

Simak cara membuat gorengan bisa renyah lebih lama dan masih sedap dimakan saat berbuka puasa.

pixabay.com
Ilustrasi Gorengan. Makanan gorengan kerapkali menjadi menu favorit saat berbuka puasa. 

TRIBUNBATAM.id - Gorengan masih menjadi menu takjil yang banyak dicari saat berbuka puasa.

Rasanya yang gurih dan renyah membuat makanan ini favorit semua kalangan.

Ternyata ada tips yang membuat gorengan bisa renyah lebih lama dan masih sedap dimakan saat berbuka puasa.

Meski terbilang sederhana, cara menggoreng makanan harus tepat agar hasilnya renyah.

Pemilihan minyak hingga suhu panas untuk menggoreng sangat penting untuk diperhatikan.

Berikut enam cara membuat lauk serba goreng agar hasilnya renyah dari buku "Seri Teknik Memasak: Masakan Serba Goreng" (2013) oleh Ide Masak terbitan Gramedia Pustaka Utama, yakni:

  • Pilih minyak goreng berkualitas

Setiap jenis minyak memiliki titik asap yang berbeda, yakni waktu asap tipis muncul setelah minyak dipanaskan.

Baca juga: Bikin Diabetes, Ini Deretan Dampak Buruk Konsumsi Makanan Cepat Saji Saat Buka Puasa

Baca juga: Tips Jitu Menahan Lapar Lebih Lama saat Berpuasa, Termasuk Konsumsi Makanan Hangat

Minyak yang memiliki titik asap semakin tinggi biasanya memiliki mutu semakin baik.

Beberapa jenis minyak dengan titik asap tinggi adalah minyak kanola, minyak kacang, dan minyak biji bunga matahari.

Hindari membeli kemasan minyak bocor, kamu harus memerhatikan dengan cermat saat memilihnya di pasaran.

  • Boleh pakai minyak bekas

Minyak bekas menggoreng atau minyak jelantah boleh saja digunakan kembali untuk memasak.

Namun, sebelumnya, pastikan kamu sudah menyimpannya di wadah bersih dan kedap udara. 

Saran penggunaan minyak bekas maksimal tiga hari setelah dipakai karena warna dan konsistensinya akan berubah, apalagi bila dipakai menggoreng bahan dengan banyak bumbu.

Senyawa toksik yang memicu kanker juga dikhawatirkan bisa terdapat dalam minyak bekas bila dipakai berulang kali dalam waktu lama.

Jadi, hindari memakai minyak bekas yang sudah menhitam dan baunya sangat kuat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved