Selasa, 28 April 2026

Evakuasi Awak Kapal KM Pelangi 15 dari Anambas Dramatis: Ya Allah Selamat Semua

Evakuasi awak kapal motor (KM) Pelangi 15 dari Anambas yang alami insiden dalam perjalanan menuju Pemangkat, Kalbar berlangsung dramatis.

TribunBatam.id/Tangkap Layar Dokumentasi Warga
EVAKUASI - Tangkap layar video warga saat sejumlah warga membantu evakuasi awak kapal motor (KM) Pelangi 15. Kapal yang membawa ikan segar ini mengalami insiden dalam perjalanannya ke Pemangkat, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), setelah lepas tali dari Tarempa, ibu kota Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Sabtu (6/12/.2025) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Evakuasi kapal motor (KM) Pelangi 15 yang mengalami insiden dalam perjalanan menuju Pemangkat, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalbar berlangsung dramatis.
  • Kapten dan tiga awak kapal ditemukan selamat di sekitar perairan Pulau Pengikik, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.
  • Kapal yang membawa ikan segar berangkat dari Tarempa, ibu kota Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (6/12/2025) malam.

 

 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Suara seorang pria terdengar meminta awak kapal motor (KM) Pelangi 15 untuk berhati-hati saat berpindah ke kapal yang lebih besar.

Proses evakuasi awak kapal di perairan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat langit gelap dalam video yang terekam melalui kamera warga berlangsung dramatis.

Tangis pria itu pecah ketika seorang awak kapal yang memakai baju merah berpindah ke kapal kayu, ke tempat yang lebih aman.

"Alhamdulillah Ya Allah. Selamat semua, Ya Allah," ucapnya sembari terisak.

Kapal kayu yang membawa muatan ikan segar itu berangkat dari Tarempa, ibu kota Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menuju Pemangkat, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sejak Sabtu (6/12/2025) malam.

Estimasi perjalanan normalnya memakan waktu 30 jam.

Sesuai jadwal, kapal yang terdiri dari satu nakhoda dan tiga awak kapal itu tiba di tujuan pada Senin (8/12/2025) sekira pukul 14.00 WIB.

Namun hingga Rabu (10/12), belum ada kabar kapal kayu itu tiba di tempat tujuan.

Kapal dilaporkan tenggelam dalam perjalanan.

Hingga nelayan lain menemukan empat awak kapal masing-masing kapten kapal, Syaiful Anwar dan tiga awak kapal di antaranya Abidin (43) Sarip (38),  Juraimi (46) dan terombang-ambing dia laut menggunakan tutup fiber ikan di sekitar perairan Pulau Pengikik, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Semua awak kapal dilaporkan selamat dalam insiden ini.  

Dalam video lain yang diterima TribunBatam.id, sejumlah awak kapal itu dalam perjalanan menuju Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Mereka tampak sedang makan dan dipijit oleh awak kapal lainnya. (TribunBatam.id/*)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved