Bintan Terkini
Pelayat Padati Rumah Duka Almarhum Imran yang Tewas di Terkam Buaya di Kampung Tembeling Bintan
Begitu datang mereka langsung masuk ke dalam rumah duka beberapa menit lalu keluar lagi.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Ia tampak tegar melepaskan kepergian sang anak Imran (34).
Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah di bawah ke masjid Al Jariyah Tembeling untuk di salatkan sekira pukul 10.30 WIB.
20 menit atau pukul 10.50 WIB jenazah di bawah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tembeling.
Jenazah di pikul 4 orang pria. Mereka berjalan kaki dari rumah ke TPU.
Jenazah dipikul paling depan lalu disusul ratusan pelayat dari belakang.
Pelayat juga jalan kaki dari rumah duka ke masjid hingga ke tempat pemakaman.
Jenazah tidak menggunakan mobil ambulance sebab lokasi sangat dekat. Hanya 150 meter saja. Dari rumah duka ke TPU.
Suasana pilu pun terjadi di pemakaman, saat detik-detik jenazah Imran hendak dimasukkan ke dalam liang lahat.
Kakak perempuan korban sempat meneteskan air mata.
Dia merasa haru, atas meninggalnya adiknya. Almarhum memiliki 7 orang saudara.
Sesekali dia harus mengusap air mata di kedua bola matanya menggunakan tangannya.
Dia berdiri berjejer di sisi kanan liang halat dengan sanak saudara yang hadir.
Wanita itu menangis mengingat kebaikan korban selama ini.
Gerak geriknya kaku, selama proses pemakaman. Dia nyaris tak berkata-kata.
Tidak banyak kata yang ia lontarkan. Saat dihampiri Wartawan, dia enggan berkomentar banyak.
"Maaf saya belum bisa memberikan komentar. Langsung ke bang saya Ijal saja. Dia yang lebih tahu," ujar perempuan berjilbab itu.
Setelah pemakaman, pelayat langsung meninggalkan TPU. Hanya keluarga dekat saja yang pulang ke rumah duka. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).
| Bupati Bintan Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup III Tahun 2026, Total Hadiah Rp 40 Juta |
|
|---|
| Chatting Terbongkar, Pria di Bintan Utara Ditangkap Usai Lakukan Asusila Ke Anak Dibawah Umur |
|
|---|
| Kantin Sekolah hingga Gudang Dibobol, Maling Gas Terekam CCTV, Warga Mulai Resah |
|
|---|
| Belum Kantongi Sertifikat Standar, Kijang Game Zone Distop Satpol PP Bintan, Cegah Dampak Negatif |
|
|---|
| Kasus Perundungan di SMK N 1 Bintan Berakhir Damai, Para Siswa Jalani Pemulihan Psikis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Buaya-di-Bintan-78899.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Buaya-terkam-nelayan-n78899.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pemakaman-Umum-Tembeling-Bintan-7889.jpg)