KRISIS AIR DI TANJUNGPINANG DAN BINTAN
Air Waduk Sei Jago Bintan Makin Menyusut, Dari Normalnya 3 Meter Kini 57 Cm
Ketinggian air di Waduk Sei Jago Bintan kini tinggal 57 centimeter. Padahal normalnya mencapai 3 meter. Penyusutan sudah terjadi lebih sebulan
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Persoalan ini telah dilaporkan ke pemerintah pusat dan Balai Wilayah Sungai (BWS).
Namun karena aset waduk milik pemerintah provinsi, penanganan sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Pihaknya berharap perbaikan waduk dapat segera dilakukan agar krisis air tidak berlarut-larut.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air selama musim kemarau.
"Mohon bagi pelanggan menggunakan air seperlunya agar pasokan bisa bertahan lebih lama,” pesannya.
Seorang pelanggan PDAM di Tanjunguban, Erik, mengeluhkan kualitas air yang dinilainya semakin keruh sejak musim kemarau.
“Airnya sangat keruh. Sudah disaring tetap keruh, jadi tangki air harus sering dibersihkan,” ujarnya.
Erik menilai kondisi air Waduk Sei Jago sudah kurang layak dijadikan sumber air baku, terutama saat musim kemarau.
Erik ingin PDAM Tirta Kepri dapat mencari alternatif sumber air lain.
"Barangkali bisa kerja sama dengan SPAM di Lobam yang air bakunya masih melimpah dan persoalan ini bisa diatasi," katanya.
(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
| DPRD Kepri Siapkan Dua Langkah Atasi Krisis Air di Bintan dan Tanjungpinang, Target 2028 Tuntas |
|
|---|
| Air Waduk Sei Jago Bintan Makin Menyusut, Ketinggian Air Kini Tinggal 47 Cm |
|
|---|
| Krisis Air di Bintan, Ketinggian Air di Waduk Sei Jago Tinggal 56 cm, PDAM Kurangi Distribusi |
|
|---|
| Atasi Krisis Air di Pulau Bintan, Akademisi Sarankan Pemerintah Lakukan Upaya Ini |
|
|---|
| Lis Perintahkan BPBD Tiap Hari Distribusikan Air ke Warga Terdampak di Tanjungpinang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Air-Bersih-678.jpg)