Jumat, 24 April 2026

KECELAKAAN DI BINTAN

Saksi Dengar Teriakan dan Suara Gubrak Sebelum IRT Tewas dalam Kecelakaan di Bintan

Suhaiti warga Bintan sebut mendengar suara teriakan dan gubrak sebelum menyadari ada kecelakaan dekat rumahnya. Seorang IRT tewas dalam kejadan ini

|
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng
SAKSI MATA - Suhaiti, saksi mata kecelakaan maut di Bintan yang menewaskan Yarmi (51),  warga RT004/RW009, Dusun lll, Kampung Purwodadi, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, menceritakan kronologi kecelakaan 

S : Korban sempat tergeletak di jalan raya kurang lebih 30 menit. Saya sebenarnya kasihan dengan korban, hanya saja saya tak berdaya menolongnya. Beberapa pengendara pun tak berani berhenti. Beberapa yang berhenti tapi tak berani sentuh. Korban baru dievakuasi oleh tim medis dari Puskesmas Sungai Kecil.


TB : Dengar informasi, anaknya sempat telepon beberapa menit setelah kecelakaan ya?

S : Ya benar, anaknya dari Malaysia sempat telepon. Kebetulan saya yang angkat, saya hanya bilang mamanya barusan kecelakaan dan sudah dibawa ke Puskesmas.


TB : Apa respons anaknya kala itu?

S : Anaknya sempat panik, dia bilang tolongin mama saya, bagaimana keadaannya sekarang. Saya tenangin anaknya. 


TB : Apakah waktu itu suaminya datang ke lokasi?

S : Ya, suaminya Saam sempat ke lokasi, tapi korban sudah lebih dulu dibawa ke Puskesmas.


TB : Bagaimana kondisi korban saat ditolong?

S : Kondisi korban masih bernapas tapi sudah tak sadarkan diri lagi.


TB : Apakah di lokasi ini sering terjadi kecelakaan?

S : Selama belasan tahun saya tinggal di sini, sudah tiga kali kejadian, tapi korban tidak meninggal dunia. Hanya luka-luka saja.

(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved