KRISIS AIR DI BINTAN
Warga Desa Dendun Bintan Kesulitan Air Bersih, Sumur Berubah Asin dan Berwarna Kuning
Krisis air bersih terjadi di Desa Dendun, Kecamatan Mantang, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Air sumur warga kini asin, ada juga yang berwarna kuning
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Sejauh ini tinggal delapan sumur yang masih bisa digunakan. Empat di antaranya berwarna kekuningan seperti berkarat, namun masih bisa disiasati dengan cara disaring.
"Warga harus saring dengan saringan tradisional, agar bisa bersih," kata Eva.
Tidak hanya sumur warga, ada sumur bor bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS) tahun 2024.
"Airnya memang bagus namun ada karat di dalam sumur bor itu," bebernya.
Kondisi air di Desa Dendun ini dipengaruhi faktor alam dan kontur tanah.
Ia pun mengimbau warga agar hemat menggunakan air.
"Jangan boros air, situasi lagi krisis," pesan Kades. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
| Warga Bintan Minta Pemerintah Maksimalkan Sumber Air sekitar Waduk SPAM IKK Seri Kuala Lobam |
|
|---|
| Cerita Warga Tanjunguban Bintan Kesulitan Dapat Air Bersih, Hingga Bayar Air Rp750 Ribu Per Bulan |
|
|---|
| 24.479 Kepala Keluarga di Bintan Alami Krisis Air Bersih, 15 OPD Bintan Turun Tangan |
|
|---|
| Sumber Air SPAM IKK Seri Kuala Lobam Bintan Kering, Pelanggan Mulai Keluhkan Air Keruh |
|
|---|
| Wilayah Bintan Akhirnya Turun Hujan, Hampir Dua Bulan Warga Susah Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Krisis-Air-Bersih-di-Bintan-68888.jpg)