Persoalan NUPTK Guru SMAN 5 Batam, Disdik Kepri Tegaskan Tak Bisa Diubah, Tak Ada Tombol Edit
Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri, Siti Hidayati Rochmah mengatakan sejauh ini perubahan nomor NUPTK tidak terdeteksi di sistem
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUN BATAM.id, TANJUNGPINANG - Sriadi Irawan, guru honorer di SMAN 5 Batam kini tengah jadi perhatian publik.
Pasalnya, dia gagal ikut tes PPPK, karena nomor unik pendidik dan tenaga kependidikannya (NUPTK) mengalami perubahan.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri, Siti Hidayati Rochmah mengatakan sejauh ini perubahan nomor NUPTK tidak terdeteksi di sistem.
"Barusan saya cek di data NUPTK 1735760661130222 tercatat atas nama Sriadi Irawan sudah tercatat sejak 18 November 2023 lalu," kata Siti, Kamis (21/5/2026).
Sementara nomor 10209944182002 yang disebut sebagai nomor aslinya justru tidak terdaftar di NUPTK.
Siti mengatakan terkait perubahan NUPTK itu tidak bisa sembarangan diubah.
Pasalnya tidak ada tulisan edit di sistem apalagi mengusulkan nomor NUPTK yang baru.
"Karena di Aplikasi Dapodik tidak ada menu untuk mengubah," kata dia.
Ia menilai, jika gara -gara perubahan ini jadi alasan tidak bisa mendaftar sebagai PPPK itu keliru.
Secara masa kerja, jika dia sejak 18 November 2023 sudah jadi honorer harusnya memenuhi syarat dan bisa daftar jadi PPPK.
"Yang jadi pertanyaan adalah apakah dia masuk database Badan Kepegawaian Negara (BKN) atau tidak," tegasnya.
Sebab persyaratan utama untuk tes PPPK adalah harus masuk database tersebut.
Sementara NUPTK itu untuk sertifikasi dana tambahan tunjangan dari pusat.
"Bisa dipelajari kembali, untuk memastikan kebenaran kenapa tidak bisa tes PPPK," katanya..
( tribunbatam.id/ronnyelodolaleng )
| Disdik Kepri Kembalikan Tenaga Pendidik di OPD ke Sekolah, Tindak Lanjut SE Mendikdasmen 2026 |
|
|---|
| Kadisdik Kepri Pastikan Sistem Satu Shift Berlaku di Semua Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 |
|
|---|
| Jadwal Libur dan Belajar Sekolah Selama Puasa Ramadhan 2026 untuk SMA/SMK di Kepri |
|
|---|
| Gubernur Ansar Janji Usut Dugaan Penipuan yang Melibatkan Tiga Pegawai PPPK Disdik Kepri |
|
|---|
| Tiga Oknum PPPK Disdik Kepri Diduga Terlibat Penipuan Masih Ngantor Seperti Biasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Sekretaris-Dinas-Pendidikan-Kepri-899.jpg)