Rabu, 15 April 2026

Warga Dua Perumahan di Batam Ini Resah, Pengembang Disebut Bakal Timbun Drainase Induk

Warga dua perumahan di Batam ini resah terjadi banjir besar setelah mendapat informasi drainase induk bakal ditimbun.

TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
DRAINASE DI BATAM - Material untuk membangun gorong-gorong di Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (29/8/2025). Warga dua perumahan di Batam resah setelah mendapat informasi saluran drainase induk di samping Mitra Mall akan ditimbun dan diganti dengan gorong-gorong ukuran 60 centimeter. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga perumahan Muka Kuning Paradise dan Perumahan Central Raya di Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sedang resah.

Mereka resah setelah muncul rencana penimbunan saluran drainase induk yang ada di perbatasan Perumahan Central Raya dengan Mitra Mall.

Saluran drainase yang ada di lokasi yang merupakan terusan air dari Perumahan Muka Kuning Paradise dan sebagian dari danau merah akan diganti dengan gorong-gorong ukuran 60 centimeter.

Warga di sana semakin kecewa setelah tahu jika selama ini tidak ada pemberitahuan dari perangkat lingkungan, seperti Ketua RT dan RW setempat.

Sementara pihak pengembang langsung mendatangkan material untuk pembangunan gorong-gorong yang akan dipasang di saluran drainase induk tersebut.

Wasden, perwakilan RW di Perumahan Muka Kuning Paradise mengatakan pihaknya juga kaget mendapat informasi dari warga, termasuk RT 01 Perumahan Central Raya. 

Dimana saluran drainase induk RW mereka tinggal akan ditutup diganti dengan gorong-gorong.

"Saya baru dapat informasi, dan langsung turun ke lokasi. Saya melihat sendiri materialnya gorong-gorong sudah ada di sana," ucapnya, Kamis (29/8/2025).

Dia juga mengatakan jika selama ini tidak adan pemberitahuan dari pihak pengembang untuk menutup saluran drainase induk tersebut.

"Kalau saluran drainase ini diganti dengan gorong-gorong ukuran 60 centimeter, tentu tidak akan mampu menampung air," sebutnya.

Saat ini kata Wasden, saluran drainase yang ada di lokasi ukurannya cukup besar dan cukup dalam.

Meski demikian, saat hujan deras turun saluran tersebut tidak mampu menampung air hujan.

"Ini mau diganti yang lebih kecil, ini sama saja membuat daerah kami banjir," tegasnya.

Senada dengan Wasden, Ketua RT 01, Hari dari tempat terpisah mengatakan jika dirinya juga tidak mengetahui rencana penutupan saluran drainase tersebut.

Ia mengungkap jika sebelumnya, developer perumahan menyampaikan bahwa ada rencana pemindahan tiang listrik, bukan penutupan saluran. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved