Sabtu, 30 Mei 2026

LC DI BATAM TEWAS

Tersangka Pembunuhan di Batam Diserbu Netizen, Papi Tama Aktif di TikTok Sebelum Kena Ringkus

Akun TikTok Papi Tama (23), satu dari tiga tersangka pembunuhan di Batam yang merenggut nyawa Dwi Putri (25) diserbu warganet.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
Dok TikTok/mr.tma05
PEMBUNUHAN DI BATAM - Kolase tangkapan layar akun tiktok milik Putri Eangelina alias Papi Tama (23), satu dari tiga tersangka pembunuhan di Batam yang merenggut nyawa Dwi Putri Aprilian Dini (25). 

Ringkasan Berita:
  • Putri Eangelina alias Papi Tama (23), satu dari tiga tersangka pembunuhan di Batam yang merenggut nyawa Dwi Putri Aprilian Dini (25) viral di medsos.
  • Wanita kelahiran Batam, 5 November 2002 itu aktif di TikTok sebelum polisi meringkusnya, kini banjir hujatan oleh warganet.
  • Termasuk di salah satu postingannya yang mengakui jika ia menyukai sesama jenis.

 

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Akun TikTok milik tersangka pembunuhan calon pemandu lagu di Batam, Putri Eangelina alias Papi Tama (23), mendadak banjir komentar setelah kasus kematian Dwi Putri Aprilian Dini (25) mencuat ke publik.

Akun dengan username Mr.Tma itu sebelumnya aktif membagikan video singkat dna live streaming keseharian sebelum diamankan Polsek Batuampar. 

Terlihat ada setidaknya 43 postingan, dengan jumlah pengikut sebanyak 2.364 dan jumlah mengikuti sebanyak 546 akun.

Dari riwayat live streamingnya, terakhir dirinya live tiktok pada 27 November 2025.

Dalam beberapa unggahan, wanita berambut pendek dengan gaya fade cut tersebut tampil percaya diri dengan persona maskulin yang cukup mencolok. 

Hampir seluruh postingan wanita 23 tahun ini diberi hashtag emoji pelangi, yang kemudian memancing perhatian warganet setelah identitasnya sebagai tersangka terungkap.

Yang paling ramai disorot adalah pengakuannya terkait orientasi seksual. 

Dalam salah satu unggahan bertanggal 16 Maret 2025, Papi Tama menuliskan pernyataan terbuka kepada ibunya tentang ketertarikannya pada sesama jenis. 

"Maaf ya, Ma..Pa anak dari 5 bersaudara ini cuma anak mama ke-4 ini mencintai (segender)," tulis perempuan kelahiran Batam, 5 November 2002 itu.

Setelah polisi mengungkap kasus pembunuhan di Batam yang merenggut nyawa Dwi Putri Aprilian Dini (25), unggahan tersebut kembali naik ke permukaan. 

Kolom komentar pun mulai bertambah.

Sejumlah warganet menuliskan kecaman terhadap salah satu tersangka pembunuhan di Batam terhadap ibu muda asal Lampung itu.

Sementara sebagian lainnya berkomentar bernada mengejek dan meminta Papi Tama menampilkan 'baju oranye' yang kini ia kenakan sebagai tersangka di Polsek Batu Ampar.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved