Dikira Maling, Pria di Atap Bengkel Las Sekupang Batam Ternyata Pekerja yang Terkunci di Luar
Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto mengatakan, pria yang dikira maling karena berada di atas atap bengkel las merupakan penghuni di sana
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tempat itu biasa menerima pesanan pembuatan teralis, pagar, kanopi, dan gerobak dagang besi.
Salah satu pekerja di lokasi kejadian turut memberikan penjelasan untuk meluruskan informasi yang beredar.
"Itu cuma salah paham warga saja, kak. Dia kawan kami, namanya Muhammad. Memang ada disediakan tempat tinggal," ujar pekerja yang ada di lokasi.
Ia menjelaskan sebelum kejadian, para pekerja pada hari itu baru menerima gaji dan Muhammad diketahui biasa memang tinggal di lokasi usaha tersebut.
"Jadi posisi malam itu dia baru ingat dompetnya tertinggal di mobil pikap yang biasa dipakai angkut teralis sama jualan ini, parkir di depan," ujarnya.
Saat hendak mengambil dompet, Muhammad turun ke bawah, namun ia mendapati pintu lokasi usaha telah dikunci dari luar oleh pemilik usaha, sementara Muhammad tidak memiliki kunci cadangan.
"Karena tak ada kunci itu, dia turunlah dari atas ambil dompet itu di mobil dan dia naik lagi, mungkin warga lihat dan salah paham, dikira maling," ucapnya.
Pekerja tersebut menyebut Muhammad telah bekerja di tempat usaha itu selama kurang lebih satu tahun.
"Anaknya ini rajin, kami kenal baik, dan memang kerja di sini udah 1 tahun lebihlah," tuturnya.
Atas insiden ini pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah berasumsi terhadap situasi yang belum jelas dan menghindari tindakan main hakim sendiri. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
| Petrus, Driver Online di Batam Masih Trauma usai Mobilnya Dipepet Dua Pria Bawa Sajam |
|
|---|
| Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Belakang Padang Batam Kawal Program Presiden |
|
|---|
| Pikap Angkut AC Terbakar di Nongsa Batam, Sugianto Syok Lihat Mobil Usaha Dilahap Api |
|
|---|
| Selamat, Bagas dan Ridho dari Batam Wakili Kepri di Seleksi Paskibraka Nasional |
|
|---|
| Pasutri Asal Banyuwangi Jadi Tersangka TPPO di Batam, Rekrut CPMI Ilegal ke Malaysia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Warga-di-Bengkel-Las-Tiban-Koperasi.jpg)