Jumat, 1 Mei 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, Buronan Kasus Kaveling Bodong Ditangkap Polisi

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, Buronan Kasus Kaveling Bodong Ditangkap Polisi, Warga Penasaran ingin melihat wajahnya

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
tribunbatam.id/Beres Lumbantobing
KORBAN KAVELING BODONG - Puluhan warga korban kaveling bodong di Batam saat mendatangi gedung Mapolresta Barelang tahun lalu, Selasa (8/7/2025). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi korban penipuan kaveling bodong akhirnya mendapat secercah harapan.

Itu setelah anggota Polresta Barelang meringkus Direktur PT Erra Cipta Karya Sejati, Restu Joko Widodo (35) yang jadi buronan dalam kasus kaveling bodong tersebut.

Polisi meringus tersangka yang berstatus buronan ini di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada hari Kamis (19/2/2026).

Sedikitnya 135 orang telah menjadi korbannya dalam kasus kaveling bodong di kawasan Sei Binti, Belakang SP Plaza dan kawasan Bukit Daeng, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini. 

Adapun total kerugian ditaksir mencapai Rp5,2 Miliar lebih.

Masih di Batam. nasib nahas dialami Ade Wardana, warga Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Sepeda motor yang baru dibeli dua bulan lalu hilang di parkiran kosannya hari Minggu (22/2/2026).

Perantau asal Jakarta itu mengaku motor tersebut dibelinya secara tunai dan menjadi satu-satunya penunjang aktivitas kerjanya di Batam.

Motor Yamaha Mio M3 125 warna putih itu raib di teras rumah kos Perumahan Muka Kuning Permai 1, Blok M No. 09, RT 06/RW 10, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji.

Ia menduga, pelaku beraksi saat situasi sekitar dalam keadaan sepi, antara dini hari hingga menjelang siang.

Sementara itu di Karimun, seorang pelaku pencurian sepeda motor atau curanmor di Karimun berinisial Pu mencoba mengelabui polisi saat anggota Polsek Tebing mendatanginya pada Jumat (20/2/2026) sekira pukul 16.00 WIB.

Residivis kasus pembobolan ATM itu sebelumnya mengaku jika motor Yamaha Vega diambil oleh seseorang bernama Ijal.

Untuk meyakinkan polisi, Pu bahkan menunjukkan sebuah rumah kosong. Setelah menelusuri rumah kosong tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kendaraan yang dilaporkan hilang.

Tiga informasi itu adalah di antara berita pilihan Tribun Batam hari ini, berikut informasinya :

 

Pelaku Curanmor di Karimun Coba Kelabui Polisi, Tak Mengelak Setelah Ditemukan Bukti Kunci

CURANMOR DI KARIMUN - Anggota Polsek Tebing saat meringkus Pu, pelaku pencurian sepeda motor di Karimun, Jumat (20/2/2026). Residivis kasus pembobolan ATM itu mencoba kelabui polisi. Ia tak berkutik saat polisi tunjukkan bukti kunci.
CURANMOR DI KARIMUN - Anggota Polsek Tebing saat meringkus Pu, pelaku pencurian sepeda motor di Karimun, Jumat (20/2/2026). Residivis kasus pembobolan ATM itu mencoba kelabui polisi. Ia tak berkutik saat polisi tunjukkan bukti kunci.(TribunBatam.id/Fairoz Zamani)

 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku curanmor di Karimun berinisial Pu coba kelabui polisi saat anggota Polsek Tebing meringkusnya.
  • Residivis pemboblan ATM coba bangun alibi dan sebut sosok Ijal. 
  • Polisi tak percaya begitu saja. Coba analisa rekaman CCTv dan temukan bukti kuat, hingga akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang pelaku pencurian sepeda motor atau curanmor di Karimun berinisial Pu mencoba mengelabui polisi saat anggota Polsek Tebing mendatanginya pada Jumat (20/2/2026) sekira pukul 16.00 WIB.

Residivis kasus pembobolan ATM itu sebelumnya mengaku jika motor Yamaha Vega diambil oleh seseorang bernama Ijal.

Untuk meyakinkan polisi, Pu bahkan menunjukkan sebuah rumah kosong.

Setelah menelusuri rumah kosong tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kendaraan yang dilaporkan hilang.

Baca Selengkapnya

Kuasa Hukum Fandi Bantah Klaim Kejagung, Sebut Tak Tahu Muatan 2 Ton Sabu, Singgung Soal Rp8,2 Juta

SIDANG 2 TON SABU-SABU DI BATAM - Terdakwa narkoba nyaris 2 ton sabu-sabu, Fandi Ramadhan bersama Penasehat Hukumnya, Bakhtiar Batubara usai sidang tuntutan, Kamis (5/2/2026). Ia membantah pernyataan Kejagung RI yang dianggap menyudutkan kliennya.
SIDANG 2 TON SABU-SABU DI BATAM - Terdakwa narkoba nyaris 2 ton sabu-sabu, Fandi Ramadhan bersama Penasehat Hukumnya, Bakhtiar Batubara usai sidang tuntutan, Kamis (5/2/2026). Ia membantah pernyataan Kejagung RI yang dianggap menyudutkan kliennya.(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)
Ringkasan Berita:
  • Tim kuasa hukum Fandi Ramadhan bantah keterangan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) yang menyudutkan kliennya.
  • Jaksa tuntut Fandi Ramadhan hukuman mati pada Kamis, 5 Februari 2026.
  • Singgung soal uang Rp8,2 juta yang sempat disinggung Kejagung RI.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim kuasa hukum Fandi Ramadhan (25) membantah pernyataan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) yang menyebut kliennya mengetahui muatan sabu-sabu hampir dua ton di kapal tanker Sea Dragon.

Pengacara Fandi Ramadhan, Bakhtiar Batubara menegaskan jika kliennya tidak pernah tahu bahwa 67 kardus yang dipindahkan ke kapal tersebut berisi narkotika.

Perkara ini yang menyeret Fandi hingga jaksa menuntutnya pidana mati.

"Dia memang tidak tahu kalau muatannya itu narkoba. Waktu pemindahan dari kapal kecil itu, dia sempat bertanya ke Chief Officer dan Kapten. Dijawab itu emas dan uang," ujar Bakhtiar saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).

Baca Selengkapnya

Polisi Ringkus Buronan Kaveling Bodong di Batam, Korban Penasaran Lihat Restu Joko Widodo

KAVELING BODONG DI BATAM - Sejumlah korban penipuan kaveling bodong saat mendengarkan arahan dari Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Thetio Nardiyanto, di samping gedung Reskrim Jalan Sudirman, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (8/7/2025). Sejumlah korban kini penasaran ingin melihat langsung Restu Joko Widodo (35), Direktur PT Erra Cipta Karya Sejati sekaligus buronan kasus kaveling bodong ini. Polisi meringkusnya di Kota Bekasi, Jabar pada Kamis (19/2/2026).
KAVELING BODONG DI BATAM - Sejumlah korban penipuan kaveling bodong saat mendengarkan arahan dari Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Thetio Nardiyanto, di samping gedung Reskrim Jalan Sudirman, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (8/7/2025). Sejumlah korban kini penasaran ingin melihat langsung Restu Joko Widodo (35), Direktur PT Erra Cipta Karya Sejati sekaligus buronan kasus kaveling bodong ini. Polisi meringkusnya di Kota Bekasi, Jabar pada Kamis (19/2/2026).(TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah warga Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi korban penipuan kaveling akhirnya mendapat secercah harapan.

Itu setelah anggota Polresta Barelang meringkus Direktur PT Erra Cipta Karya Sejati, Restu Joko Widodo (35).

Polisi meringus tersangka yang berstatus buronan ini di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Kamis (19/2/2026).

Sedikitnya 135 orang telah menjadi korbannya dalam kasus kaveling bodong di kawasan Sei Binti, Belakang SP Plaza dan kawasan Bukit Daeng, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini. 

Adapun total kerugian ditaksir mencapai Rp5,2 Miliar lebih.

Baca Selengkapnya

Warga dari Kampung Bantu Keluarga Fandi Ramadhan Hadiri Sidang Pledoi Kasus 2 Ton Sabu di PN Batam

SIDANG 2 TON SABU DI PN BATAM - Ayah terdakwa Fandi Ramadhan, Sulaiman saat memeluk sang anak usai jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (5/1/2026).
SIDANG 2 TON SABU DI PN BATAM - Ayah terdakwa Fandi Ramadhan, Sulaiman saat memeluk sang anak usai jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (5/1/2026).(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Proses persidangan kasus dugaan penyelundupan 2 ton sabu yang menjerat Fandi Ramadhan (25) terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Rencananya, sidang dengan pembacaan nota pembeleaan (pledoi) terdakwa akan digelar pada Senin (23/2/2026).

Kali ini, terdakwa terus mendapatkan dukungan dari warga dan keluarga di kampung halamannya.

Sebagai informasi, keluarga Fandi Ramadhan tinggal di Belawan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Solidaritas itu bahkan diwujudkan dengan bantuan sukarela biaya agar orangtua dan kerabatnya bisa menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Batam.

Baca Selengkapnya

Bikin Resah Warga, Buaya di Tanjungpinang Kerap Muncul di Area Jembatan Batu 8

BUAYA DI TANJUNGPINANG  - Potret buaya di area jembatan Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (22/2/2026).
BUAYA DI TANJUNGPINANG - Potret buaya di area jembatan Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (22/2/2026).(Tribunbatam.id/Istimewa)

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Buaya berukuran besar belakangan sering muncul di area Sungai Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Hadirnya reptil yang dikenal buas ini membuat masyarakat setempat makin takut beraktifitas di sungai tersebut.

Abi misalnya, pria 33 tahun ini mengaku semakin waswas semenjak video viral penampakan buaya beredar di sosial media (medsos).

Apalagi di video tersebut lokasi kemunculan buaya hanya sepelemparan batu dari jembatan tempat dirinya dan kawan-kawan. memancing.

"Sejak beberapa waktu lalu, saya tidak berani memancing dekat dengan permukaan air. Saya lebih pilih memancing dari atas jembatan Batu 8 Atas," sebut Abu, Minggu (22/2/2026).

Baca Selengkapnya

Diduga Curi Tabung Gas, Pria di Tanjung Piayu Batam Histeris dan Jatuh ke Parit Saat Diamankan

PENCURIAN DI BATAM VIRAL - Kolase seorang pria di Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diamankan warga setelah diduga melakukan pencurian tabung gas, Minggu (22/2/2026).
PENCURIAN DI BATAM VIRAL - Kolase seorang pria di Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diamankan warga setelah diduga melakukan pencurian tabung gas, Minggu (22/2/2026).(TribunBatam.id/Istimewa)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang pria yang diduga mencuri tabung gas diamankan warga di kawasan Piayu Pintu 1, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Peristiwa itu viral setelah videonya beredar di media sosial pada Minggu (22/2/2026).

Dalam rekaman 31 detik itu, pria berkaos hitam tersebut tampak sudah berada di tengah kerumunan warga.

Ia terlihat menangis histeris saat hendak dibawa ke mobil polisi.

Lelaki itu menolak diangkat dan berusaha melepaskan diri. 

Baca Selengkapnya

Baru 2 Bulan Beli, Motor Mio Milik Perantau Asal Jakarta di Batam Raib di Parkiran Indekos Batuaji

CURANMOR DI BATAM - Tempat Kejadian Perkara motor Mio M3 125 putih hilang saat diparkir di teras rumah indekos Perumahan Muka Kuning Permai 1, Blok M No. 09, RT 06/RW 10, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri. Foto diambil Minggu (22/2/2026).
CURANMOR DI BATAM - Tempat Kejadian Perkara motor Mio M3 125 putih hilang saat diparkir di teras rumah indekos Perumahan Muka Kuning Permai 1, Blok M No. 09, RT 06/RW 10, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri. Foto diambil Minggu (22/2/2026).(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Nasib nahas menimpa Ade Wardana, warga Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Sepeda motor yang ia beli dua bulan lalu hilang dari parkiran indekosnya pada Minggu (22/2/2026).

Perantau asal Jakarta itu mengaku motor tersebut dibelinya secara tunai dan menjadi satu-satunya penunjang aktivitas kerjanya di Batam.

Motor Yamaha Mio M3 125 warna putih itu raib di teras rumah kos Perumahan Muka Kuning Permai 1, Blok M No. 09, RT 06/RW 10, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji.

Ia menduga, pelaku beraksi saat situasi sekitar dalam keadaan sepi, antara dini hari hingga menjelang siang.

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id/son ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved