Selasa, 12 Mei 2026

Setianya Berujung Kecewa, Wanita di Batam Dilupakan Setelah Kekasihnya Bebas dari Penjara

Kesetiaan MG, wanita di Batam kepada kekasihnya HM berujung kecewa. Setelah HM keluar dari penjara, MG dan anaknya justru dilupakan.

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Istimewa
RAYAKAN ULANG TAHUN - Potret wanita di Batam MG dan anaknya, merayakan ulang tahun HM di balik jeruji tahanan Polsek Lubuk Baja, beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Wanita di Batam curhat tentang kekecewaannya dilupakan orang yang sudah dianggap kekasih
  • MG dan HM sudah berencana untuk menikah, bahkan sebelum HM masuk penjara karena terlibat kasus penyelundupan PMI ilegal di Batam
  • Selama HM di penjara, MG dan anaknya tetap setia. Bahkan kerap membantu keperluan HM
  • Setelah HM bebas dari penjara, mereka jadi asing. MG dan anaknya dilupakan

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kisah pilu datang dari kawasan Nagoya, Batam. Seorang ibu berinisial MG (36) dan anak perempuannya yang berusia 10 tahun harus menelan kekecewaan. 

Bukan tanpa sebab, MG bersama sang buah hati kecewa, setelah orang yang mereka bantu saat berada di penjara, bahkan sudah dianggap kekasih, justru menjauh setelah bebas.

Pria tersebut berinisial HM. Sebelumnya HM menjalani hukuman penjara di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Batam terkait kasus penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal.

HM disebut-sebut sebagai otak pelaku penyelundupan PMI ilegal di Batam. Ia sudah berulang kali masuk keluar penjara.

Terakhir, HM ditangkap personel Polsek Lubuk Baja pada 19 September 2023 dan merujuk mendekam jadi tahanan Rutan. 

Dalam putusan hakim, HM divonis penjara 1 tahun, 3 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Selama di penjara, MG dan anaknya rutin menjenguk HM. Ia juga membawa makanan dan kebutuhan lain yang diizinkan petugas saat bertemu HM. 

“Saya datang seminggu dua kali. Saya masak sampai empat macam makanan untuk dibawa ke sana. Namun sejak bebas, dia pergi begitu saja meninggalkan anak saya," ujar MG saat ditemui di bilangan Nagoya, Senin (2/3/2026).

Bagi MG, kepergian HM tak menjadi masalah besar baginya. Namun berbeda bagi anaknya yang selalu merindukan sosok HM. 

Bagi anak MG, HM sudah dianggap seperti ayah. Meski HM berada di dalam penjara, perhatian anak itu tidak pernah berkurang.

Saat momen tertentu seperti ulang tahun atau Hari Ayah, anak MG juga menyisihkan uang jajannya untuk membeli kue kecil dan hadiah sederhana untuk HM. 

“Anak saya, dia selalu ingin membuat HM senang,” ujar MG dengan mata berkaca-kaca.

Selama HM menjalani hukuman, MG mengaku sering membantu kebutuhan HM, mulai dari pakaian, makanan dan lainnya. 

Ia tidak hanya mengirim makanan, tetapi juga membantu mengurus beberapa keperluan lain yang diinginkan HM. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved