Kamis, 16 April 2026

DISKOMINFO KEPRI

Sidak Pelabuhan ASDP Punggur Batam, Wagub Kepri Minta Tambahan Armada Jelang Lebaran

Sidak Wagub Kepri Nyanyang ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi laut menjelang arus mudik Lebaran 2026 di Punggur Batam

|
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Bereslumbantobing/TribunBatam.id
SIDAK DI PELABUHAN ASDP PUNGGUR BATAM - Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura didampingi Kadishub, Junaidi dan Kasatpol PP saat sidak di Pelabuhan ASDP Punggur Batam jelang Lebaran 2026, Rabu 4 Maret 2026 

Ringkasan Berita:
  • Wagub Kepri pimpin sidak di Pelabuhan ASDP Punggur Batam jelang Lebaran
  • Sidak dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi laut jelang arus Mudik Lebaran 2026
  • Wagub Kepri Nyanyang Haris minta armada kapal ditambah untuk persiapan hadapi lonjakan pemudik


BATAM, TRIBUNBATAM.id
– Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura memimpin inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan ASDP Punggur Batam, Rabu (4/3/2026). 

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi laut menjelang arus Mudik Lebaran 2026 dan lonjakan penumpang.

Nyanyang tidak sendirian. Ia didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi, Kasatpol PP Guntur, serta perwakilan lintas sektor, mulai dari KSOP, TNI-Polri, manajemen ASDP hingga BP Batam.

Rombongan berkeliling meninjau seluruh area pelabuhan, mulai dari pintu utama, kondisi kantong parkir kendaraan, hingga ponton dermaga kapal.

Sidak dilakukan saat aktivitas belum terlalu padat untuk menguji kesiapan sistem dalam kondisi normal.

“Persiapan inilah yang menjadi tolak ukur ke depan. Kita ingin melihat kesiapan saat situasi lengah, bukan hanya ketika ramai,” ujar Nyanyang di sela-sela sidak.

Ia juga mengecek kesiapan pos pengamanan, koordinasi antarinstansi, hingga skema operasional armada kapal.

Dalam sidak tersebut, Nyanyang menemukan sejumlah catatan penting yang harus segera dibenahi manajemen pelabuhan, terutama terkait keluhan masyarakat soal sulitnya mendapatkan tiket.

Menurutnya, sistem tiket kini sudah berbasis online dan digital, sehingga masyarakat diimbau memesan lebih awal. Namun demikian, Pemprov Kepri tetap meminta adanya penyesuaian kapasitas armada.

“Untuk rute Batam-Tanjung Uban sudah 24 jam, baik H-5 maupun H+5 Lebaran. Kapal juga siaga. Tapi untuk Kuala Tungkal, kita minta ada penambahan sekitar dua hingga tiga unit kapal, karena selama ini kapasitasnya terbatas,” ujarnya.

Penambahan armada dinilai penting mengingat rute Batam-Kuala Tungkal merupakan lintasan jarak jauh yang membutuhkan kapal berkecepatan dan berkapasitas besar.

Nyanyang menegaskan, untuk kondisi saat ini kapasitas armada masih mencukupi. Namun saat Lebaran, lonjakan penumpang sudah bisa diprediksi, sehingga tambahan kapal menjadi kebutuhan mendesak.

Ia juga memastikan Satgas Hari Raya akan mengawal simulasi transportasi, termasuk pengaturan prioritas distribusi logistik dan penumpang ke wilayah kepulauan seperti Lingga dan daerah hinterland lainnya.

“Ada pembatasan dan pengaturan prioritas. Daerah kepulauan tetap menjadi perhatian utama. Semua akan dikawal bersama oleh ASDP dan instansi terkait,” ujarnya.

Menurutnya, sidak ini sebagai langkah antisipatif Pemprov Kepri untuk meminimalkan antrean panjang, kepadatan kendaraan, serta potensi gangguan keselamatan pelayaran saat musim mudik.

Ia pun berharap dengan penguatan koordinasi lintas sektor dan penambahan armada, pelayanan di Pelabuhan Punggur dapat optimal dan keluhan masyarakat dapat ditekan.

“Mudah-mudahan dengan persiapan ini, arus mudik dan balik Lebaran tahun ini bisa berjalan aman, lancar, dan nyaman,” tutur Nyanyang. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved