Rabu, 3 Juni 2026

PEMKO BATAM

Ekonomi Batam Melaju, Walikota Amsakar Tegaskan Komitmen Pertumbuhan Inklusif dan Berdaya Saing

Capaian tersebut semakin menegaskan posisi Batam sebagai motor penggerak perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertu

Tayang:
TribunBatam.id/Diskomonfo Batam
WALIKOTA BATAM - Wali kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra saat meninjau salah satu proyek di Kota Batam beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perekonomian Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen.

Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 6,69 persen pada 2024. 

Capaian tersebut semakin menegaskan posisi Batam sebagai motor penggerak perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sekaligus salah satu pusat pertumbuhan ekonomi berbasis industri, perdagangan, dan investasi di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan capaian di tingkat provinsi maupun nasional, pertumbuhan ekonomi Batam juga berada di atas rata-rata. 

Ekonomi Batam tumbuh lebih tinggi dibandingkan Kepulauan Riau yang mencatat pertumbuhan 5,94 persen, serta melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 5,04 persen. 

Hal ini semakin memperkuat peran Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batam pada 2025 atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp253,63 triliun.

Sementara PDRB atas dasar harga konstan sebesar Rp144,67 triliun.

Tidak hanya itu, PDRB per kapita Batam juga menunjukkan peningkatan dengan capaian Rp195,56 juta, yang mencerminkan meningkatnya produktivitas ekonomi serta aktivitas usaha di tengah masyarakat. 

Secara keseluruhan, kontribusi Batam terhadap total PDRB Kepulauan Riau tetap dominan, yakni lebih dari 60 persen.

Wali kota, Amsakar Achmad mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi serta memperkuat daya saing daerah.

“Pertumbuhan 6,76 persen ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor, bergeraknya sektor riil, serta tetap terjaganya daya beli masyarakat,” ucap Amsakar Achmad.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Batam terutama didorong oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 9,53 persen.

Ini menandakan ekspansi investasi yang terus berlanjut di berbagai sektor strategis.

Selain itu, konsumsi pemerintah tercatat tumbuh 6,82 persen, sementara net ekspor meningkat 6,18 persen.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved