Jumat, 24 April 2026

Lewat Export Center Batam, Wamendag RI Ajak UMKM Kepri Tembus Pasar Global

Dorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kepri tembus pasar internasional. Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esty Widya Putri,

TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
WAMENDAG RI KE BATAM - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag RI), Dyah Roro Esty Widya Putri saat melihat produk UMKM Batam yang di pajang di Export Centre Batam di Mal Pelayanan Publik Batam, Senin (9/3/2026). 

Dalam dialog tersebut, pelaku UMKM Batam juga menyampaikan sejumlah tantangan yang mereka hadapi, terutama terkait status Batam sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ).

Salah satu pelaku UMKM, Mariani, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan pemerintah melalui berbagai program pembinaan. 

Namun ia menyebut pelaku usaha lokal masih menghadapi kendala dalam memasarkan produk ke dalam negeri.

Menurutnya, skema pajak di kawasan FTZ membuat produk UMKM Batam sulit bersaing dengan produk dari daerah lain di Indonesia.

“Kami pelaku UMKM di Batam cukup tertekan saat memasarkan produk ke dalam negeri karena pembeli dan penjual dikenakan pajak FTZ,” ujar Mariani.

Hal ini membuat, produk UMKM dari Batam dinilai kurang kompetitif dari sisi harga ketika dipasarkan di wilayah Indonesia lainnya.

Mariani berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan khusus bagi produk UMKM Batam agar dapat dibebaskan dari skema pajak FTZ sehingga lebih kompetitif di pasar domestik.

“Kalau bisa produk UMKM Batam dibebaskan dari FTZ supaya kami bisa bersaing harga dengan UMKM dari daerah lain di Indonesia,” kata Mariani.

Menariknya, Mariani mengungkapkan bahwa untuk kegiatan ekspor justru tidak dikenakan biaya tambahan.

“Kalau ekspor keluar negeri tidak ada biaya,”  tutupnya. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved