Rabu, 29 April 2026

KARHUTLA DI BATAM

Ratusan Hektare Hutan Lindung di Tanjungriau Batam Terbakar, Dua Hari Api Belum Padam

Kebakaran hutan melanda kawasan hutan lindung di Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Hingga Jumat (27/3), titik api belum sepenuhnya padam

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Istimewa/Pertanian Sitanggang
KARHUTLA DI BATAM - Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait saat beristirahat di tengah hutan Tanjungriau Sekupang Batam. Ratusan hektare hutan lindung di Tanjungriau terbakar. Hingga Jumat (27/3/2026), api belum sepenuhnya padam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kebakaran hutan melanda kawasan hutan lindung di Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Hingga memasuki hari kedua Jumat (27/3/2026), api masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Itu karena sulitnya medan yang menghambat akses tim pemadam.

Api pertama kali muncul di wilayah Tanjungriau dan kini terus menjalar ke dalam kawasan hutan. Bahkan telah mencapai area pinggir Jalan Sei Temiang atau Jalan Diponegoro. 

Kebakaran yang meluas membuat ratusan hektare hutan di lokasi diduga telah terdampak.

Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, mengatakan tim gabungan masih berupaya memadamkan api di titik-titik yang dapat dijangkau.

“Pemadaman sudah dilakukan sejak kemarin (Kamis, 26 Maret 2026) hingga pukul 20.00 WIB. Titik api yang bisa diakses berhasil dipadamkan, namun masih banyak titik api di dalam hutan yang sulit dijangkau,” kata Hippal, Jumat (27/3/2026).

Upaya pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran, personel Sabhara dari Polda Kepulauan Riau dan Polresta Barelang, hingga tim Manggala Agni serta petugas dari Kementerian Kehutanan. 

Kendaraan water cannon juga dikerahkan untuk membantu memadamkan api di area yang dapat diakses.

Hippal mengatakan, kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau membuat api cepat menjalar dan sulit dikendalikan. 

Asap tebal masih terlihat membumbung dari dalam kawasan hutan, menandakan masih adanya titik api aktif.

“Dari pantauan drone, area yang terbakar sudah sangat luas. Beberapa bukit dan lembah dari Tanjungriau hingga Mata Kucing terlihat hangus,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan secara pasti luas lahan yang terbakar. 

Tim di lapangan masih fokus melakukan pemadaman dan pemantauan agar api tidak meluas ke permukiman warga.

Hippal juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, mengingat kondisi cuaca yang masih kering.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, musim kemarau di wilayah Batam diperkirakan masih akan berlangsung hingga April mendatang, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan masih cukup tinggi.(Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved