Minggu, 3 Mei 2026

LANSIA DI BATAM TEWAS TERSAMBAR PETIR

Kronologi Dua Lansia di Batam Tersambar Petir saat di Kebun Trans Barelang, Satu Orang Tewas

Polisi mengungkap kronologi dua lansia yang tersambar petir saat berada di kebun, Selasa (31/3/2026). Satu orang dilaporkan tewas.

Tayang:
TribunBatam.id via Instagram @polsekbulang
KAPOLSEK BULANG - Tangkap layar akun Instagram @polsekbulang saat Kapolsek Bulang, Iptu Bobby Pratama, SH dan istri, Nova Bobby buka puasa bersama beberapa waktu lalu. Kapolsek Bulang ungkap kronologi dua lansia yang tersambar petir di kebun pada Selasa (31/3/2026). Satu orang tewas. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Dua lansia di Batam, Suwardjo (62) dan Suwardi (70) tersambar petir saat berada di kebun dekat Mako Yonif 10 Marinir di jalan Trans Barelang, Kelurahan Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (31/3/2026).

Malang, Suwardjo warga Pulau Setokok meninggal dunia.

Sementara Suwardi, warga Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung dilaporkan masih mendapat perawatan intensif di RS Graha Hermine di Kecamatan Batuaji.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Bulang, Iptu Bobby Pratama mengungkap, berdasarkan keterangan saksi, Diah Eka Kurniawati dan Ferdi Ariyanto, kejadian bermula saat keduanya mendengar teriakan minta tolong dari arah kebun. 

Saat didatangi, Suwardi mengaku dirinya bersama Suwardjo baru saja tersambar petir.

Mereka segera meminta bantuan ke personel Yonif 10 Marinir dan menghubungi pihak kepolisian.

"Suwardjo sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara Batam, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit," ucapnya.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka bakar di bagian perut kiri dan selangkangan kiri yang diduga kuat akibat sambaran petir.

Sementara itu, Suwardi langsung dilarikan ke RS Graha Hermine untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga kini, kondisinya masih dalam pengawasan intensif tim medis.

Proses evakuasi dan penanganan turut melibatkan berbagai pihak, termasuk Kanit Reskrim Polsek Bulang, Bhabinkamtibmas Pulau Setokok, personel Yonif 10 Marinir, serta masyarakat sekitar yang sigap membantu di lapangan. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif.

Informasi tambahan dari kepolisian menyebutkan bahwa korban Suwardjo tidak memiliki keluarga. Saat ini, jenazahnya masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Batam.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan ketika cuaca buruk melanda.

Hujan yang disertai petir berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.

“Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa,” tutup Kapolsek. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved