OKNUM IMIGRASI BATAM PUNGLI KE WNA
Kakanim Batam Dicopot Buntut Pungli ke WNA, Kakanwil: Layanan Keimigrasian Tetap Jalan
Meski jabatan Kakanim Batam dicopot, urusan pelayanan keimigrasian di wilayah kerja Kanim Batam dipastikan tetap berjalan lancar.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
Ringkasan Berita:
- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mencopot sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, S.Sos. M.Si dari jabatannya.
- Imbas dugaan pungli ke warga negara asing (WNA).
- Terdapat empat oknum pegawai Imigrasi Batam lain yang diperiksa.
- Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Ujo Sutojo, S.H., M.Si pastikan layanan keimigrasian tetap berjalan normal.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Khusus TPI Batam saat ini adalah Hajar Aswad, S.Sos., M.Si dicopot sementara dari jabatannya.
Ia ditarik ke pusat untuk menjalani pemeriksaan, menyusul mencuatnya dugaan kasus pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Batam.
Meski jabatan Kakanim Batam dicopot, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Ujo Sujoto, S.H., M.Si memastikan urusan pelayanan keimigrasian di wilayah kerja Kanim Batam dipastikan tetap berjalan lancar.
"Layanan keimigrasian di wilayah kerja Kanim Batam tetap berjalan lancar. Itu prioritas dan arahan langsung pak Dirjen," ujar Kakanwil Keimigrasian Provinsi Kepri, Ujo Sujoto saat dihubungi, Sabtu (4/4/2026).
Urusan layanan keimigrasian Kanim Batam saat ini berada dalam tanggungjawabnya.
Sehingga ia selalu turun melakukan monitoring di setiap layanan TPI di Batam.
"Saat ini saya turun monitoring terus di TPI yang ada di Batam, untuk memastikan semua layanam keimigrasian berjalan lancar sampai nantinya ada penunjukan Kanim Batam yang baru," katanya.
Ia mengatakan jika langkah pencopotan sementara jabatan Kepala Imigrasi Batam ini sebagai upaya penegakan disiplin internal.
Sekaligus menjadi bukti keseriusan institusi dalam membina pegawai.
Untuk Kakanim Batam saat ini telah ditarik ke Jakarta bersama empat pegawai lainnya untuk menjalani pemeriksaan intensif.
“Bukan diberhentikan, tetapi penugasan sementara selama proses pemeriksaan berlangsung,” tegas Ujo.
Selain Kakanim, empat pegawai yang ikut diperiksa berasal dari unsur kepala bidang, kepala seksi, supervisor, serta satu pegawai berinisial JS.
Seluruhnya kini berstatus terperiksa dan dinonaktifkan dari tugas operasional.
Kasus ini mencuat setelah viralnya laporan dugaan pemerasan terhadap seorang WNA di Pelabuhan Ferry Batam Centre pada pertengahan Maret 2026.
Korban diketahui merupakan warga negara Myanmar bernama Nai Patnal.
| Breaking News, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri Berganti Usai Dugaan Pungli Imigrasi Batam ke WNA |
|
|---|
| Ombudsman Kepri Peringatkan Imigrasi Batam, Jangan Ada Lagi Pungli di Pelabuhan |
|
|---|
| Romo Paschal Angkat Bicara soal Pungli di Imigrasi Batam, Minta Pengawasan Diperketat |
|
|---|
| Pegawai Imigrasi Batam yang Terlibat Pungli WNA Dinonaktifkan dari Tugas, Kakanwil Ungkap Modusnya |
|
|---|
| Viral Dugaan Pungli Turis Asing di Pelabuhan Batam Center, Kepala Imigrasi Minta Maaf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kakanwil-Imigrasi-Kepri-Ujo-Sujoto-didampingi-Kakanim-Batam-menggelar-ungkap-kasus-pungli.jpg)