Senin, 4 Mei 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, 4 Polisi Terancam Dipecat Terkait Tewasnya Bripda Natanael

Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini, 4 orang polisi akan jalani sidang etik, terancam dipecat terkait kematian Bripda Natanael

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
Tribun Batam/Beres Lumbantobing
RUANG PEMERIKSAAN - Ruang BidPropam Polda Kepri, tempat empat orang anggota kepolisian diperiksa tim Provos dan Paminal dalam kasus kematian Bripda Natanael Simanungkalit. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penanganan kasus dugaan penganiayaan berat yang menewaskan Bripda Natanael Simanungkalit (20), anggota polisi di Ditsamapta Polda Kepri memasuki babak baru. 

Selain Bripda AS, tiga anggota kepolisian lainnya kini ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) oleh Bidang Propam untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran kode etik.

Keempat anggota tersebut yakni Bripda AS, Bripda YA, Bripda MA, dan Bripda AP. Mereka dipastikan akan menjalani sidang etik dalam waktu dekat, dengan ancaman sanksi mulai dari demosi hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat. 

Sementara untuk unsur pidana terhadap tiga anggota lainnya, masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu di Anambas, puluhan pelajar diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (15/4/2026) sore.

Dari data yang dihimpun Tribunbatam.id, setidaknya sekitar 153 orang yang menjadi korban.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia. Menurutnya, sekitar 153 orang tersebut sudah mendapatkan perawatan medis. "Sampai pukul 20.45 WIB tadi, korban berjumlah 112 orang di Rumah Sakit Umum Daerah Palmatak. Sebab, saya baru pulang dari sana," ungkap Feri kepada TRIBUNBATAM.id.

Dua informasi itu adalah di antara berita populer pilihan hari ini, berikut informasinya :

Listrik di Karimun Padam Hingga Dini Hari Gegara Cuaca Buruk, PLN Minta Maaf

LISTRIK KARIMUN PADAM - Petugas PLN Karimun sedang memperbaiki jaringan di beberapa titik di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (14/4/2026) malam.
LISTRIK KARIMUN PADAM - Petugas PLN Karimun sedang memperbaiki jaringan di beberapa titik di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (14/4/2026) malam.(TribunBatam.id/Istimewa)

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Cuaca buruk di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (14/4/2026) menyebabkan aliran listrik beberapa lokasi padam. 

Masyarakat di daerah yang terkena dampak alami pemadaman listrik yang cukup lama sekitar pukul 21.00 WIB hingga Rabu, 15 April 2026 sekira pukul 03.00 WIB. 

Puncak cuaca buruk di Kabupaten Karimun terjadi sekitar pukul 19.37 WIB yang terjadi di beberapa wilayah yakni Bukit Carok hingga Bandara, dan Tebing hingga Balai yang menyebabkan lima titik aset PLN terdampak gangguan. 

Manager PLN Karimun Ahmad Subhan mengatakan Petugas PLN bergerak langsung ke titik gangguan untuk segera memperbaiki.

Tetapi menghadapi kendala dalam melakukan penormalan dikarenakan cuaca buruk. 

Baca Selengkapnya

Daftar 18 Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka Kecamatan Lingga, Siap Bertugas 17 Agustus 2026

PASKIBRAKA KECAMATAN LINGGA - Para peserta seleksi Paskibraka Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga tahun 2026. 18 di antaranya terpilih menjadi pengibar bendara pada 17 Agustus 2026.
PASKIBRAKA KECAMATAN LINGGA - Para peserta seleksi Paskibraka Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga tahun 2026. 18 di antaranya terpilih menjadi pengibar bendara pada 17 Agustus 2026.(Tribunbatam.id/Istimewa)

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 18 pelajar terbaik di Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan tahun 2026.

Sebelumnya, belasan pelajar ini telah melalui serangkaian seleksi ketat dan berjenjang bertempat di Lapangan Sepak Bola Daik.

Para siswa yang terpilih selanjutnya akan mengemban tugas penting dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang di tingkat Kecamatan Lingga.

Selain itu, mereka juga diharapkan menjadi teladan bagi generasi muda dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme.

Ketua panitia seleksi Paskibraka Kecamatan Lingga dalam keterangannya, menyampaikan seluruh peserta telah melalui berbagai tahapan penilaian yang komprehensif. Mulai dari seleksi administrasi, kesehatan, kemampuan fisik, hingga wawasan kebangsaan.

“Seleksi dilakukan secara objektif dan transparan. Kami memilih peserta yang benar-benar memenuhi kriteria, baik dari segi fisik, mental, maupun sikap disiplin,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Para pelajar yang terpilih merupakan hasil penyaringan dari peserta terbaik yang ada di Kecamatan Lingga.

Baca Selengkapnya

Bripda Natanael Tewas Dianiaya Senior, Empat Polisi Polda Kepri Dipatsus dan Terancam PTDH

BIDPROPAM POLDA KEPRI - Ruang BidPropam Polda Kepri, tempat empat anggota Polda Kepri diperiksa tim Provos dan Paminal soal dugaan pelanggaran kode etik, masih terkait kematian Bripda Natanael Simanungkalit.
BIDPROPAM POLDA KEPRI - Ruang BidPropam Polda Kepri, tempat empat anggota Polda Kepri diperiksa tim Provos dan Paminal soal dugaan pelanggaran kode etik, masih terkait kematian Bripda Natanael Simanungkalit.(Tribun Batam/Beres Lumbantobing)
Ringkasan Berita:
  • Empat polisi Polda Kepri kini dipatsus terkait kematian Bripda Natanael Simanungkalit
  • Satu dari empat polisi itu telah berstatus tersangka penganiayaan
  • Sementara untuk tiga lainnya, masih menunggu penyelidikan lebih lanjut
  • Dalam waktu dekat, keempatnya akan jalani sidang etik dengan ancaman sanksi mulai demosi hingga PTDH

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penanganan kasus dugaan penganiayaan berat yang menewaskan Bripda Natanael Simanungkalit (20), anggota polisi di Ditsamapta Polda Kepri memasuki babak baru. 

Selain Bripda AS, tiga anggota lainnya kini ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) oleh Bidang Propam untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran kode etik.

Keempat anggota tersebut yakni Bripda AS, Bripda YA, Bripda MA, dan Bripda AP. Mereka dipastikan akan menjalani sidang etik dalam waktu dekat, dengan ancaman sanksi mulai dari demosi hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat. 

Sementara untuk unsur pidana terhadap tiga anggota lainnya, masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Baca Selengkapnya

Resahkan Warga, Sarang Tawon Vespa di Belakang Rumah Berhasil Dievakuasi Damkar Lingga

Sarang tawon vespa yang berpotensi membahayakan warga berhasil dievakuasi oleh tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga di Jalan Gelatik RT 02 RW 05, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (15/4/2026).
Sarang tawon vespa yang berpotensi membahayakan warga berhasil dievakuasi oleh tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga di Jalan Gelatik RT 02 RW 05, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (15/4/2026).(TribunBatam.id via bpbatam.go.id/Dok. Damkar Lingga)

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Sarang tawon vespa yang berpotensi membahayakan warga berhasil dievakuasi oleh tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga di Jalan Gelatik RT 02 RW 05, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Rabu (15/4/2026).

Evakuasi dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga melalui sambungan telepon.

Pelapor menginformasikan adanya sarang tawon vespa yang berada di pohon nangka di belakang rumah, yang dinilai cukup meresahkan karena berisiko mengancam keselamatan penghuni dan warga sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Meski sebelumnya baru saja menyelesaikan evakuasi serupa di tempat lain, petugas tetap sigap merespons laporan dengan waktu tempuh sekitar lima menit hingga tiba di lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya

Pencuri Angpau di Bintan Ternyata Residivis, Pernah Beraksi di 7 TKP dan Gasak Rp 20 Juta

PENCURIAN  - Pelaku Mf (19) saat digiring polisi di Mapolsek Bintan Timur, Polres Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Rabu (15/4/2026).
PENCURIAN - Pelaku Mf (19) saat digiring polisi di Mapolsek Bintan Timur, Polres Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Rabu (15/4/2026). (Tribun Batam/adi IT)

TRIBUNBATAM.id, BINTAN  - Aksi pencurian yang menargetkan rumah kosong di wilayah Bintan Timur (Bintim), Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) terungkap. 

Pelaku berinisial Mf. Dia masih remaja usianya baru 19 tahun.

Pelaku berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Bintan Timur di sebuah rumah kosong di KM 6, Kota Tanjungpinang, Jumat (3/4/2026) lalu.

Penangkapan ini dilakukan usai polisi menerima laporan kehilangan dari korban berinisial Ph.

Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan menyampaikan, pelaku memanfaatkan situasi sepi di setiap Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Selengkapnya

Korban Keracunan Makanan di Anambas Terus Berdatangan ke RS, Sekda Cek Langsung Kondisi Korban

Korban keracunan di Anambas saat di Rawat di RS Palmataak, Kabupaten Anambas
Korban keracunan di Anambas saat di Rawat di RS Palmataak, Kabupaten Anambas(Tribun Batam/istimewa)

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Korban keracunan Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Anambas terus berdatangan ke Ruamh Sakit yang ada di Palmatak.

Bagi yang mengalami kondisi tidak cukup serius, mereka hanya di rujuk ke Puskesmas, sementara yang terlihat parah langsung dilarikan ke RS.

Sejauh ini, belum bisa dipastikan jumlah korban yang mengalami keracunan tesebut.

Hanya saja, mereka yang datang ke rumah sakit langsung diberikan perawatan medis.

Bahkan juga terlihat Sekda Kabupaten Anambas Sahtiar turun ke rumah sakit untuk memantau langsung kondisi koban.

Baca Selengkapnya

Tercatat Sudah 153 Korban Diduga Keracunan MBG di Anambas, Termasuk Pelajar dan Orang Dewasa

Korban keracunan di Anambas saat di Rawat di RS Palmataak, Kabupaten Anambas
Korban keracunan di Anambas saat di Rawat di RS Palmataak, Kabupaten Anambas(Tribun Batam/istimewa)

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) terjadi Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (15/4/2026) sore.

Dari data yang dihimpun Tribunbatam.id, setidaknya sekitar 153 orang yang menjadi korban.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia. Menurutnya, sekitar 153 orang tersebut sudah mendapatkan perawatan medis.

"Sampai pukul 20.45 WIB tadi, korban berjumlah 112 orang di Rumah Sakit Umum Daerah Palmatak. Sebab, saya baru pulang dari sana," ungkap Feri kepada TRIBUNBATAM.id.

Baca juga: Korban Keracunan Makanan di Anambas Terus Berdatangan ke RS, Sekda Cek Langsung Kondisi Korban

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved