Batam Terkini
Kerja Keras Ungkap TPPO, Polairud Barelang Dapat Penghargaan Kapolresta
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras personel dalam memberantas kejahatan kemanusiaan di wilayah Batam.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kinerja gemilang kembali ditorehkan jajaran Polairud Polresta Barelang. Setelah berhasil mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Unit Gakkum Satpolairud Polresta Barelang yang dipimpin Kanit Gakkum AKP Yustinus Halawa diganjar penghargaan dari Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras personel dalam memberantas kejahatan kemanusiaan di wilayah Batam.
Kasatpolairud Polresta Barelang, Kompol I Kade Dwi Suryawandika, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh jajaran untuk terus bekerja secara profesional.
“Ini bentuk perhatian pimpinan kepada kami. Terima kasih juga kepada anggota yang telah bekerja tanpa kenal lelah,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Baca juga: Arus Balik Membludak, KM Tidar Diperbantukan Angkut Penumpang dari Balikpapan
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan yang pertama kali diraih.
Sebelumnya, Polairud Polresta Barelang juga menerima apresiasi dari Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, atas kinerja serupa.
Kade menegaskan, pihaknya akan terus menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memberantas berbagai bentuk kejahatan, khususnya TPPO.
“Saya selalu mengingatkan anggota untuk tetap profesional. Penghargaan bukan tujuan utama, tapi akan mengikuti hasil kerja yang maksimal,” tegasnya.
Baca juga: Sempat Hilang, Kotak Amal Masjid di Karimun Ditemukan di Area Pemakaman, Kondisinya Kosong
Penghargaan itu diserahkan langsung dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi kepolisian, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat Batam, sekaligus bukti nyata komitmen Polairud dalam menggagalkan praktik perdagangan manusia.(*)
| WFH ASN Ditunda, Pemko Batam Fokus Hitung Efisiensi Anggaran |
|
|---|
| Dirlantas Polda Kepri Ingatkan Siswa, Keselamatan Bukan Sekadar Aturan |
|
|---|
| 19 Pelaku Pencurian Fasilitas Umum Ditangkap, Polisi Sasar Penampung Besi-besi Curian |
|
|---|
| Pantai Cipta Land Batam Tak Aman Bagi Pengunjung, Dua Remaja Jadi Korban Kejahatan |
|
|---|
| Dua Anak PMI yang Masih Balita Dideportasi Dari Malaysia, Sementara Orangtuanya Jalani Hukuman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2026-04-17-at-135226-1.jpg)