Jumat, 8 Mei 2026

WNA Belanda Tewas di Batam

Polisi Sebut WNA Belanda Tewas Dalam Rumah di Batam Akibat Sakit, Temukan Sejumlah Obat

Polisi memastikan, kematian pria bernama Andreas (78), warga negara Belanda, diduga disebabkan oleh faktor penyakit.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam/Istimewa untuk Tribun Batam
WARGA BELANDA DI BATAM TEWAS - Penemuan mayat WNA Belanda, Andreas (78) dan sejumlah obat pribadi di Perumahan Kembang Sari, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa, 21 April 2026. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi masih mendalami kasus penemuan mayat pria lanjut usia warga negara Belanda di Perumahan Kembang Sari, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa, 21 April 2026.

Polisi memastikan, kematian pria bernama Andreas (78) diduga disebabkan oleh faktor penyakit.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi mengatakan, hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

"Benar ada penemuan jenazah pria. Dari hasil pemeriksaan untuk kematian dikarenakan sakit," ujar Iptu Bobi saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).

Pihaknya belum menjelaskan detail terkait penyakit yang diderita Andreas.

Namun sejumlah obat-obatan dan alat kesehatan pribadi ditemukan di lokasi kejadian.

Baca juga: Kronologi Warga Belanda di Batam Tewas Dalam Rumah, Sekuriti Kaget Lihat Ceceran Darah

"Di lokasi kami juga menemukan sejumlah obat pribadi di meja," tambahnya. 

Di sana ditemukan sejenis obat pereda nyeri, obat yang umum digunakan untuk gangguan jantung, serta alat pengukur tekanan darah.

Selain itu, terdapat pula beberapa obat resep dan suplemen yang diduga rutin dikonsumsi korban.

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban memiliki riwayat penyakit dan tengah menjalani pengobatan sebelum meninggal dunia.

Sebelumnya, Andreas ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas sofa ruang tamu rumah yang disewanya pada Selasa (21/4/2026) petang.

Penemuan itu bermula dari permintaan sang istri yang berada di luar daerah, karena kesulitan menghubungi korban.

Warga yang diminta mengecek kemudian menemukan darah mengalir dari pintu depan rumah korban.

Ketika melapor ke perangkat rt dan kepolisian, saat pintu dibuka korban telah meninggal dunia.

Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Hingga saat ini, penanganan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved