Rabu, 29 April 2026

PROSTITUSI ONLINE DI BATAM

Praktik Prostitusi Online Libatkan Anak di Sagulung Batam Terbongkar, 2 Muncikari Ditangkap

Praktik eksploitasi anak dengan modus prostitusi online di wilayah Sagulung, Batam, akhirnya terbongkar. Dua muncikari ditangkap polisi

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Dok. Polsek Sagulung
PELAKU EKSPLOITASI ANAK - Pelaku eksploitasi anak di Batam ditangkap Unit Reskrim Polsek Sagulung, baru-baru ini. Pelaku menawarkan anak di bawah umur kepada pria hidung belang 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Praktik eksploitasi anak dengan modus prostitusi online di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, akhirnya terbongkar.

Dua orang yang diduga berperan sebagai muncikari ditangkap Unit Reskrim Polsek Sagulung, usai polisi melakukan penyamaran sebagai pelanggan.

Polisi mengamankan seorang laki-laki berinisial R alias N (22) di salah satu hotel di kawasan Sagulung dan Nf alias S (19).

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang curiga ada anak di bawah umur yang diduga diperjualbelikan kepada pria hidung belang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi bergerak melakukan penyelidikan tertutup.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar melalui Kanit Reskrim Iptu Anwar Aris mengatakan, petugas melakukan undercover buy untuk memastikan informasi itu.

"Awalnya kami mendapat informasi ada dugaan eksploitasi anak di wilayah hukum Polsek Sagulung. Korban diduga dijual kepada pria hidung belang, lalu kami lakukan undercover buy," ujar Aris, Selasa (28/4/2026).

Dalam operasi itu, pihaknga berpura-pura memesan jasa korban pada Kamis (23/4/2026) malam.

Tak lama, tersangka berinisial R datang membawa seorang korban anak berinisial S (17) ke salah satu hotel di kawasan Sagulung.

Saat transaksi hendak dilakukan, polisi langsung melakukan penangkapan.

"Kami amankan tersangka N bersama satu korban anak. Dari hasil interogasi, diketahui masih ada korban lain di hotel berbeda," katanya.

Tak berhenti di situ, polisi melakukan pengembangan dan kembali mengamankan seorang tersangka lainnya, berinisial Nf alias S (19), laki-laki.

Dari lokasi kedua, petugas menemukan seorang korban lain berinisial Y (31).

Menurut Aris, kedua tersangka merekrut para korban dari luar daerah.

Korban S diketahui berasal dari Pekanbaru, sementara Y berasal dari Jawa Barat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved