Video Li Claudia Chandra Soal Warga non KTP Batam Viral, Amsakar Achmad: Bukan Mengusir
Video pernyataan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra terkait penertiban KTP menuai perhatian serius masyarakat Batam.
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Video pernyataan Wakil Wali kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra terkait warga tak ber-KTP Batam viral di media sosial (medsos).
Dalam Video yang diunggah di akun istagram pribadinya, Li Claudia Chandra menyampaikan warga yang datang ke Batam tanpa tujuan jelas, terutama tidak bekerja, sebaiknya tidak menetap di kota tersebut.
Itu ia sampaikan saat inspeksi mendadak (sidak) penambang pasir arah Bundaran Simpang Bandara.
Video itu ia unggah pada Selasa (28/4/2026).
“Kalau bukan orang Batam, datang ke sini enggak kerja, nyolong-nyolong, suruh pulang aja ke daerahnya,” kata Li Claudia.
Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Gerindra juga menegaskan upaya pemerintah daerah memperketat penertiban administrasi kependudukan.
Baca juga: Li Claudia Chandra Geram saat Sidak Pasir Ilegal, Wakil Kepala BP Batam Singgung Warga KTP non Batam
Termasuk KTP, sebagai bagian dari pengendalian urbanisasi dan menjaga ketertiban sosial.
Li Claudia Chandra menyoroti fenomena pendatang yang datang tanpa tujuan jelas.
Bahkan dalam kesempatan tersebut secara tegas meminta warga yang tidak bekerja dan berpotensi menimbulkan masalah sebaiknya kembali ke daerah asalnya.
Menanggapi polemik yang berkembang, Wali kota Batam, Amsakar Achmad meminta masyarakat dan media tidak membangun narasi yang kontra produktif.
Kepala BP Batam menekankan langkah yang dilakukan pemerintah daerah semata-mata bertujuan untuk penataan administrasi dan pengendalian pertumbuhan penduduk.
“Janganlah selalu membangun narasi kontraproduktif,” ujar Amsakar Achmad usai mengikuti sidang paripurna DPRD Batam, Rabu (29/4/2026).
Ia mengungkapkan Batam saat ini menjadi salah satu kota dengan tingkat migrasi tertinggi di Indonesia.
Amsakar juga mengatakan berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), angka migrasi ke Batam mencapai sekitar 17 ribu jiwa.
Baca juga: Jumlah Tenaga Kerja Luar Batam Lebih Banyak Dibanding ber-KTP Batam, Pemko Ambil Langkah Cepat
Dia menjelaskan, tingginya arus masuk penduduk membawa berbagai konsekuensi yang harus diantisipasi pemerintah.
| Sidang Kematian Dwi Putri di PN Batam, Jaksa Dakwa Wilson Koko Pasal Pembunuhan Berencana |
|
|---|
| 5 Seri HP Infinix Spek Gaming Edisi Akhir April 2026, Infinix Edge 5G Paling Murah |
|
|---|
| Kepedihan Ibu Teringat Chat Terakhir Harum Anjasari sebelum Insiden KRL Vs KA Argo Bromo |
|
|---|
| Pria Diduga Preman Intimidasi Guru di Sekolah Djuwita Batam, Jatanras Polda Kepri Turun Tangan |
|
|---|
| PPA Polresta Yogyakarta Buka Posko Aduan, Korban Lama Daycare Litte Aresha Bawa Bukti Visum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Amsakar-Warga-KTP-luar-Dipulangkan.jpg)