Jumat, 1 Mei 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Polisi Ungkap Identitas Jasad Wanita Bertato Diana di Lingga

Simak berita populer pilihan Tribunbatam.id, di antaranya polisi ungkap identitas jasad wanita bertato Diana yang terkubur di Lingga

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Febriyuanda
TPU TELEK - Potret ruang tunggu TPU Telek yang telah dipasangi garis polisi, Kamis (30/4/2026) malam. Di lokasi ini dilakukan Autopsi terhadap korban Syafitri Yana alias Diana yang ditemukan tewas dan terkubur di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus kematian seorang perempuan yang ditemukan terkubur dangkal di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Selasa (28/4/2026), mulai menemui titik terang.

Polisi telah mengungkap identitas korban yang sebelumnya menjadi misteri.

Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Syafitri Yana (23).

Identitas tersebut diperoleh dari data kependudukan, meski pada tubuh korban terdapat tato bertuliskan nama Diana di lengan kiri bawah.

Masih soal penemuan jasad perempuan terkubur di Lingga, polisi berupaya mencari keberadaan suami korban dalam kasus kematian perempuan yang kemudian diketahui bernama Syafitri Yana (23 tahun).

Jasad Syafitri Yana ditemukan tewas terkubur di lubang dangkal di belakang sebuah rumah di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau dalam kondisi memprihatinkan.

Jasad Syafitri Yana dikenali dengan sejumlah tanda-tanda yang dimilikinya termasuk tanda tato bertulis nama Diana.

Syafitri Yana yang selama ini dikenal warga tinggal bersama suaminya berinisial Zak alias Ja.

Sementara itu di Batam, Muliadi (32), driver ojek online (ojol) di Batam yang mengalami luka tusuk oleh Wendi Adi Saputra (33) sudah sadar, meski kondisinya masih lemah.

Nisa, istri Muliadi kepada Sahabat Milenial Batam (SMB), komunitas driver online di Batam mengungkap jika suaminya baru sadar dan bisa tersenyum kecil hari ini, setelah menjalani operasi di RS Budi Kemuliaan (RSBK). 

Driver ojek online di Batam itu dilaporkan sempat koma setelah mengalami luka tusuk dari badik yang dibawa Wendi.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Golden City, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (28/4/2026) sekira pukul 22.30 WIB.

Tiga informasi ini bagian dari berita populer pilihan Tribunbatam.id yang mungkin terlewatkan bagi Anda untuk membacanya. Berikut penjelasannya.

Terungkap, Jasad Wanita Bertato Diana di Lingga Bernama Syafitri Yana: Ada Memar di Leher

 

NAMA KORBAN - Temuan jasad perempuan yang terkubur dangkal di Jalan Kartini Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Selasa (28/4/2026). Kapolres Lingga menyebut nama korban sudah diketahui berdasarkan data kependudukan.
NAMA KORBAN - Temuan jasad perempuan yang terkubur dangkal di Jalan Kartini Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Selasa (28/4/2026). Kapolres Lingga menyebut nama korban sudah diketahui berdasarkan data kependudukan.(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

 

Ringkasan Berita:
  • Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Syafitri Yana (23)
  • Seiring dengan terungkapnya identitas korban, pihak kepolisian juga meningkatkan status penanganan kasus dari penyelidikan ke tahap penyidikan
  • Untuk memastikan penyebab pasti kematian, Polres Lingga masih menunggu kedatangan tim forensik dari Bid Dokkes Polda Kepulauan Riau guna melakukan pemeriksaan lanjutan

 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kasus kematian seorang perempuan yang ditemukan terkubur dangkal di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Selasa (28/4/2026), mulai menemui titik terang.

Polisi telah mengungkap identitas korban yang sebelumnya menjadi misteri.

Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Syafitri Yana (23).

Identitas tersebut diperoleh dari data kependudukan, meski pada tubuh korban terdapat tato bertuliskan nama Diana di lengan kiri bawah.


Baca Selengkapnya

Polres Lingga Cari Suami Korban, Menghilang Sejak Jasad Syafitri Yana Ditemukan Terkubur

 

Kondisi kediaman korban Syafitri Yana, perempuan bertato
Kondisi kediaman korban Syafitri Yana, perempuan bertato "Diana" yang ditemukan terkubur di belakang rumah sewa di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Suaminya Zak alias Ja, tak diketahui keberadaannya hingga Kamis (30/4/2026).(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

 

Ringkasan Berita:
  • Jasad Syafitri Yana ditemukan tewas terkubur di lubang dangkal di belakang sebuah rumah di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau dalam kondisi memprihatinkan
  • Jasad Syafitri Yana dikenali dengan sejumlah tanda-tanda yang dimilikinya termasuk tanda tato bertulis nama Diana
  • Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan, membenarkan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap suami korban yang tidak lagi berada di kediamannya

 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA  - Polisi masih berupaya mencari keberadaan suami korban dalam kasus kematian perempuan yang kemudian diketahui bernama Syafitri Yana (23 tahun).

Jasad Syafitri Yana ditemukan tewas terkubur di lubang dangkal di belakang sebuah rumah di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau dalam kondisi memprihatinkan.

Jasad Syafitri Yana dikenali dengan sejumlah tanda-tanda yang dimilikinya termasuk tanda tato bertulis nama Diana.

Syafitri Yana yang selama ini dikenal warga tinggal bersama suaminya berinisial Zak alias Ja.


Baca Selengkapnya

Driver Ojol di Batam Korban Penikaman Sudah Sadar Usai Operasi, Sempat Koma di Rumah Sakit

 

DRIVER OJOL DI BATAM KORBAN PENIKAMAN - Muliadi (32), driver ojek online di Batam korban penikaman masih terbaring lemah di ruang ICU RS Budi Kemuliaan (RSBK), Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (30/4/2026). Ia sudah sadar setelah sempat koma akibat luka tusuk pada bagian perut.
DRIVER OJOL DI BATAM KORBAN PENIKAMAN - Muliadi (32), driver ojek online di Batam korban penikaman masih terbaring lemah di ruang ICU RS Budi Kemuliaan (RSBK), Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (30/4/2026). Ia sudah sadar setelah sempat koma akibat luka tusuk pada bagian perut.(TribunBatam.id/Istimewa)

 

Ringkasan Berita:
  • Muliadi (32), driver ojek online (ojol) di Batam korban penikaman mulai sadar, meski kondisinya masih lemah di ruang ICU Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), Kamis (30/4/2026).
  • Ia sempat koma setelah mendapat luka tusuk pada bagian perut. Kejadian terjadi di kawasan Golden City, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (28/4/2026) sekira pukul 22.30 WIB.
  • Sahabat Milenial Batam (SMB), komunitas driver online bakal memberikan bantuan untuknya.

 


TRIBUNBATAM.id, BATAM
- Muliadi (32), driver ojek online (ojol) di Batam yang mengalami luka tusuk oleh Wendi Adi Saputra (33) sudah sadar, meski kondisinya masih lemah.

Nisa, istri Muliadi kepada Sahabat Milenial Batam (SMB), komunitas driver online di Batam mengungkap jika suaminya baru sadar dan bisa tersenyum kecil hari ini, setelah menjalani operasi di RS Budi Kemuliaan (RSBK). 

Driver ojek online di Batam itu dilaporkan sempat koma setelah mengalami luka tusuk dari badik yang dibawa Wendi.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Golden City, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (28/4/2026) sekira pukul 22.30 WIB.


Baca Selengkapnya

Pembunuhan Wanita Muda di Batam Masuk Tahap II, Kekasih Bella Yudela Segera Sidang

 

PEMBUNUHAN WANITA MUDA DI BATAM - Kolase foto Bela Yudela (21) korban pembunuhan yang dihabisi oleh kekasihnya sendiri, M. Tegar Aditama (19, kanan). Perkara pembunuhan wanita muda yang jasadnya ditemukan di indekos Kelurahan Batu Selicin segera masuk sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam.
PEMBUNUHAN WANITA MUDA DI BATAM - Kolase foto Bela Yudela (21) korban pembunuhan yang dihabisi oleh kekasihnya sendiri, M. Tegar Aditama (19, kanan). Perkara pembunuhan wanita muda yang jasadnya ditemukan di indekos Kelurahan Batu Selicin segera masuk sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam.(TribunBatam.id/Istimewa)

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Masih ingat dengan kasus pembunuhan di Batam bernama Bella Yudela (21) yang ditemukan tewas di kamar indekos kawasan Lubukbaja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)?

Setelah hampir empat bulan bergulir, perkara pembunuhan wanita muda di Batam yang menjerat kekasih korban, M. Tegar Aditama (19) kini telah masuk tahap II di kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, I Wayan Wiradarma, S.H., M.H melalui Kasi Intel Kejari Batam, Priandi Firdaus membenarkan pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara pembunuhan di Batam itu.

"Kasus tersebut sudah tahap II. Untuk tahap II-nya sudah dilakukan pada tanggal 16 April 2026," ujar Priandi kepada TribunBatam.id, Kamis (30/4/2026).

Dengan pelimpahan tersebut, penanganan perkara kini berada di bawah kewenangan jaksa penuntut umum (JPU).


Baca Selengkapnya

Tim Forensik Polda Kepri Tiba di Lingga, Autopsi Jenazah Syafitri Yana di TPU Telek

 

MAYAT WANITA DI LINGGA - Potret ruang tunggu TPU Telek yang telah dipasangi garis polisi, Kamis (30/4/2026) malam. Di lokasi ini dilakukan Autopsi terhadap korban Syafitri Yana alias Diana yang ditemukan tewas dan terkubur di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.
MAYAT WANITA DI LINGGA - Potret ruang tunggu TPU Telek yang telah dipasangi garis polisi, Kamis (30/4/2026) malam. Di lokasi ini dilakukan Autopsi terhadap korban Syafitri Yana alias Diana yang ditemukan tewas dan terkubur di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Suasana malam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Telek, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tampak tidak biasa, Kamis (30/4/2026).

Sejak sore, warga mulai berdatangan di area pemakaman, menunggu proses autopsi jenazah perempuan yang sebelumnya ditemukan terkubur dangkal.

Kedatangan tim forensik dari Bid Dokkes Polda Kepulauan Riau menjadi titik penting dalam pengungkapan kasus tersebut.

Pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi pemakaman karena keterbatasan fasilitas di RSUD setempat, sekaligus mempertimbangkan dampak yang mungkin ditimbulkan.

Proses autopsi dilakukan di ruang tunggu TPU yang ditutup dengan tenda.


Baca Selengkapnya

Buruh Batam Bakal Rayakan May Day di WTB, Desak UU Ketenagakerjaan Baru

 

HARI BURUH DI BATAM - Gesekan antara Satpol PP dan buruh saat demo di depan kantor Walikota Batam, Kamis (30/10/2025).
HARI BURUH DI BATAM - Gesekan antara Satpol PP dan buruh saat demo di depan kantor Walikota Batam, Kamis (30/10/2025).(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Batam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam bersama sejumlah serikat pekerja lainnya akan memggelar aksi damai di Welcome to Batam, Jumat (1/5/2026).

Ketua Konsulat Cabang FSPMI Kota Batam, Yafet Ramon, menjelaskan para peserta akan terlebih dahulu berkumpul di kawasan Panbil sebelum melakukan konvoi bersama menuju lokasi utama kegiatan. 

Aksi ini juga direncanakan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), baik dari tingkat kota maupun provinsi.

Yafet, pemusatan kegiatan di WTB dilakukan demi efisiensi dan koordinasi yang lebih baik. Selain itu, adanya agenda keberangkatan jemaah haji di asrama haji turut menjadi pertimbangan perubahan lokasi aksi dari yang sebelumnya biasa digelar di DPRD.

Dalam momentum May Day kali ini, buruh Batam membawa sejumlah tuntutan penting. Salah satu yang paling utama adalah desakan pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang dinilai lebih berpihak kepada pekerja.


Baca Selengkapnya

Kepala Djuwita Playgroup Batam Bantah Tudingan Wali Murid Tentang Kondisi Anaknya, Singgung CCTv

 

SEKOLAH DJUWITA BATAM - Kepala Djuwita Playgroup Batam, Lidia saat memberikan kesaksian kepada sejumlah awak media, Kamis (30/4/2026).
SEKOLAH DJUWITA BATAM - Kepala Djuwita Playgroup Batam, Lidia saat memberikan kesaksian kepada sejumlah awak media, Kamis (30/4/2026).(TribunBatam.id/Eko Setiawan)

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Aksi sejumlah pria yang mendatangi Djuwita Playground hingga membuat tiga guru trauma menjadi perhatian polisi.

Pihak sekolah kini memberikan klarifikasi atas tudingan yang disampaikan Sri Suriyati (41), wali murid yang menyebut anaknya mengalami kekerasan di sekolah tersebut.

Lidia, Kepala Djuwita Playgroup mengatakan, seluruh tudingan yang disampaikan Sri tidak benar dan hingga kini tidak pernah terbukti.

Ia mengungkap detik-detik wali murid itu datang bersama sejumlah orang yang tidak ia kenal ke lingkungan sekolah.

Kejadian yang terekam CCTv itu terjadi pada Selasa, (21/4/2026).


Baca Selengkapnya


(Tribunbatam.id/*)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved