Selasa, 5 Mei 2026

DPRD Batam

Soal Video Viral Li Claudia, Tokoh Melayu Batam Ajak Warga Sikapi dengan Bijak

Tokoh masyarakat Melayu Belakang Padang yang juga Anggota DPRD Batam Yefri ajak warga sikapi video viral libatkan Wawako Li Claudia dengan bijak

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Istimewa/Pertanian Sitanggang
BERI TANGGAPAN - Tokoh masyarakat Melayu Belakang Padang sekaligus Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi NasDem, Yefri tanggapi video viral libatkan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polemik video viral yang melibatkan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, tokoh masyarakat Melayu Belakang Padang sekaligus Anggota DPRD Batam dari Fraksi NasDem, Yefri, mengajak warga untuk tidak memperkeruh suasana dan tetap menjaga keharmonisan Batam.

Yefri menegaskan perbedaan pendapat dalam dinamika pemerintahan merupakan hal yang wajar.

Namun, Yefri mengingatkan agar setiap persoalan diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah, bukan dengan narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Saya melihat semuanya sudah berjalan ke arah yang baik. Ibu Li Claudia juga sudah bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat, duduk bersama, berbincang santai, dan saling memahami. Jadi jangan lagi dibawa ke suasana yang memanaskan keadaan,” kata Yefri, Senin (4/5/2026).

Sebagai tokoh Melayu yang berasal dari wilayah hinterland, Yefri menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal dalam menyikapi persoalan.

Yefri menyebut masyarakat Melayu Batam menjunjung tinggi adab, kesejukan, serta semangat persaudaraan.

“Masyarakat Melayu mengajarkan kita untuk menyelesaikan sesuatu dengan hati yang dingin dan penuh penghormatan. Jangan karena perbedaan tafsir lalu hubungan antarsaudara menjadi renggang,” katanya.

Lebih lanjut, Yefri mengingatkan Batam dibangun di atas keberagaman. Berbagai suku dan latar belakang budaya hidup berdampingan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Batam ini rumah bersama. Orang Melayu, Jawa, Bugis, Minang, Tionghoa, Flores, semua hidup berdampingan di sini. Yang harus kita jaga adalah persatuan dan rasa saling menghargai,” kata Yefri.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat kembali fokus pada pembangunan daerah dan tidak larut dalam polemik berkepanjangan yang berpotensi menguras energi sosial.

“Kita semua punya tujuan yang sama, yaitu Batam yang aman, harmonis, dan semakin maju. Mari kita saling mendukung dan menjaga suasana tetap teduh,” kata Yefri. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved