Sabtu, 16 Mei 2026

Kadisdukcapil Batam Angkat Bicara, Warga Ngamuk Saat Urus Administrasi: Kami Terbuka Untuk Masukan

Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatansipil (Kadisdukcapil) Kota Batam Sri Miranthy Adhisty angkat bicara mengenai kasus warga ngamuk saat mela

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Eko Setiawan
Istimewa/Pertanian Sitanggang
DISDUKCAPIL - Kondisi keributan yang terjadi di ruang pencatatan sipil kantor Disdukcapil Kota Batam saat terjadi keributan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatansipil (Kadisdukcapil) Kota Batam Sri Miranthy Adhisty angkat bicara mengenai kasus warga ngamuk saat melakukannpengurusan admistrasi.

Adhisty mengatakan, jika ditemukan pelanggaran etika oleh pegawai dalam kejadian tersebut dirinya akan melalukan evaluasi internal.

Adhisty juga menegaskan bahwa Dinas Dukcapil Kota Batam sangat terbuka terhadap koreksi dan masukan. 

Disisi lain Adihsty juga menjelaskan dimana dari rekaman CCTV, petugas di dalam Disdukcapil terlihat mencoba menenangkan situasi agar warga lain tidak terganggu. 

Dan kejadian itu tidak berlangsung lama dan pelayanan tetap berjalan normal. 

Aduhsty juga mengklaim masyarakat lain yang ada di lokasi saat kejadian juga tetap tenang dan terlayani dengan baik. 

"Ini menunjukkan bahwa sistem kami secara umum bekerja dengan aman," kata Adhisty mencari pembelaan.

Sebelumnya diberitakan sebuah video berdurasi 2 menit 14 detik yang memperlihatkan seorang warga mengamuk di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam viral di media sosial.

Video yang berdurasi 2.14 detik tersebut menunjukkan seorang warga yang diketahui bernama Adv.Fati Hulu mengamuk karena sudah mengantri Berjam di ruang pelayanan namun malah petugas memanggil nomor lain.

Dalam video tersebut terdengar bahwa Fati sedang mengurus admistrasi Kependudukan dengan mengikuti seluruh prosedur.

Selanjutnya dirinya mendapat nomor antrian pengurusan yakni 15, dirinya menunggu sesuai dengan panggilan petugas.

Namun dalam kesempatan tersebut petugas malah memanggil nomor antrian 18, bahkan nomor antrian 16 yang duduk disampingnya pun tidak dipanggil.

Hal tersebut memantik kemarahan Fati dan meminta petugas di Disdukcapil agar menjalankan tugas melayani masyarakat sesuai dengan SOP.

Dalam video tersebut warga yang duduk di ruang tunggu pengurusan juga terlihat ikut terpancing emosi akibat buruknya pelayanan di Diadukcapil  kota Batam.

Kepada Tribun Batam Fati hulu mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Selasa (12/5/2026) siang, dimana dirinya sedang mengurus admistrasi Kependudukan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved