Kamis, 28 Mei 2026

PEMOTOR DI BATAM JATUH VIRAL DI MEDSOS

Lubang di Jalan Yos Sudarso Batam Picu Kecelakaan Berulang, Warga Desak Segera Diperbaiki

Kondisi jalan berlubang di ruas Jalan Yos Sudarso Batam dari Batuampar menuju Simpang Lampu Merah Indomobil dikeluhkan pengendara, picu kecelakaan

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
JALAN YOS SUDARSO - Kondisi jalan rusak di Jalan Yos Sudarso arah ke Lampu Merah Indomobil, Lubukbaja, Kota Batam, Senin (25/5/2026). Warga desak ada perbaikan segera dari pemerintah sebelum jatuh korban kecelakaan lagi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kondisi jalan berlubang di ruas Jalan Yos Sudarso dari Batuampar menuju Simpang Lampu Merah Indomobil, Batam, dikeluhkan para pengguna jalan. 

Sejumlah lubang terlihat menganga di tengah ruas jalan yang memiliki lima lajur tersebut dan dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua.

Pantauan di depan pemukiman Baloi Kolam, terdapat sedikitnya belasan titik kerusakan jalan di permukaan aspal pada Senin (25/5/2026). 

Lubang-lubang itu mayoritas berada di lajur tiga dan empat atau jalur yang biasa digunakan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Kondisi tersebut dinilai berisiko, terlebih posisi jalan yang menurun membuat pengendara kerap terlambat menyadari keberadaan lubang di tengah jalan.

Saat hujan, situasi disebut menjadi lebih berbahaya, genangan air membuat lubang di permukaan aspal sulit terlihat, sementara kondisi jalan basah mengurangi daya cengkeram ban terhadap aspal.

Kombinasi jalan licin dan lubang yang tertutup air, berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir atau aquaplaning.

Apalagi ketika pengendara melakukan pengereman mendadak atau mencoba menghindari lubang.

Di lokasi kini terpasang dua traffic cone sebagai penanda. 

Namun keberadaan cone tersebut dinilai belum cukup memberi peringatan bagi pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Serpihan pecahan kendaraan hingga sandal pengendara motor pasca kecelakaan, Minggu (24/5/2026) lalu masih terlihat di jalan.

Seorang pengguna jalan, Endang, mengatakan lokasi tersebut sudah beberapa kali menimbulkan korban kecelakaan.

"Bahaya itu, pagi tadi ada yang jatuh lagi di situ. Kemarin juga ada anak PT jatuh di situ," ujar Endang.

Menurutnya, lubang di jalur cepat tersebut sulit terlihat saat hujan karena tertutup genangan air.

"Itu kan jalur cepat, kalau hujan lubangnya ketutup air jadi nggak nampak. Orang juga nggak bisa langsung ngerem mendadak. Kalau menghindar pun bisa ngeslip, tetap jatuh motornya," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved