Tingkat Kelulusan SD dan SMP di Batam Nyaris 100 Persen, Ada 22 Siswa Tak Lulus
Tingkat kelulusan siswa SD dan SMP di Batam pada Tahun Ajaran 2025/2026 nyaris 100 persen. Meski begitu ada 22 siswa tak lulus; 9 di SD, 13 SMP
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tingkat kelulusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Batam pada Tahun Ajaran 2025/2026 mencapai lebih dari 99 persen atau nyaris 100 persen.
Meski demikian, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mencatat masih ada 22 siswa yang dinyatakan tidak lulus.
Berdasarkan data Disdik Batam, dari total 22.012 siswa SD yang terdaftar sebagai peserta kelulusan, sebanyak 22.003 siswa dinyatakan lulus.
Dengan demikian, tingkat kelulusan jenjang SD mencapai 99,96 persen, sementara sembilan siswa lainnya tidak lulus.
Sedangkan pada jenjang SMP, dari 20.570 siswa yang terdaftar, sebanyak 20.557 siswa berhasil menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus.
Tingkat kelulusan SMP mencapai 99,94 persen, dengan 13 siswa tercatat tidak lulus.
Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan, menegaskan siswa yang tidak lulus tersebut bukan disebabkan ketidakmampuan akademik atau tidak tercapainya target pembelajaran.
"Yang pasti bukan karena tidak tuntas dalam pelajaran," ujar Hendri, Rabu (3/6/2026).
Ia mengatakan, sejumlah siswa yang tidak lulus mengalami kondisi khusus yang membuat mereka tidak dapat mengikuti seluruh tahapan yang menjadi syarat kelulusan.
Beberapa di antaranya diketahui pindah ke luar negeri sebelum pelaksanaan ujian atau penyelesaian proses pendidikan, sehingga tidak dapat mengikuti tahapan akhir yang telah ditetapkan sekolah.
Selain itu, terdapat pula siswa yang meninggal dunia meskipun sebelumnya telah terdaftar sebagai peserta ujian dan masuk dalam data calon lulusan tahun ini.
"Ada yang pindah ke luar negeri, sehingga tidak mengikuti ujian, dan ada juga yang meninggal dunia. Jadi faktor-faktornya lebih kepada kondisi tertentu yang terjadi pada siswa, bukan karena prestasi akademik mereka," ujarnya.
Tingginya angka kelulusan tersebut menunjukkan secara umum proses pendidikan dasar dan menengah pertama di Batam berjalan dengan baik.
Mayoritas siswa mampu menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran dan memenuhi persyaratan kelulusan yang telah ditetapkan.
Hendri mengatakan Disdik Batam juga memastikan akan terus melakukan pendataan dan pendampingan terhadap siswa yang mengalami kendala khusus, agar hak mereka dalam memperoleh pendidikan tetap terjamin, termasuk bagi siswa yang berpindah domisili maupun menghadapi kondisi tertentu di luar faktor akademik. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
| Demo di PN Batam, Massa Desak Penegakan Hukum Kasus Perusakan Hutan Lindung Tanjung Gundap |
|
|---|
| Aspirasi Tak Didengar, 366 KK di Kampung Belian Batam Tolak Relokasi ke Rusun dan Siap Demo |
|
|---|
| Harga Emas Batam di Banda Baru Mas Hari Ini Rabu 3 Juni 2026, Update Pukul 14.20 WIB |
|
|---|
| BMKG Sebut Penyemaian Garam Tambah Curah Hujan di Batam Hingga 40 Persen, Hari Ini Terakhir |
|
|---|
| Pertahankan WTP 14 Kali Berturut-turut, Pemko Batam Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kadisdik-hendri-arulan-Batam.jpg)