Rabu, 10 Juni 2026

PROGRAM MBG

78 Dapur MBG di Kepri Berhenti Operasi Sementara, Batam Terbanyak

Ada 78 dapur MBG di Kepri berhenti beroperasi sementara waktu terkait masalah anggaran. Hal ini disampaikan Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Birri Fikrudin
DAPUR MBG DI NATUNA - Tampak depan bangunan SPPG Bunguran Timur Laut di Desa Tanjung. SPPG ini sementara hentikan distribusi MBG, tunggu pencarian dana operasional dari BGN. 

Itu berarti masih ada 12 SPPG atau dapur MBG di Karimun yang berhenti beroperasi sementara waktu.

Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Karimun, Rocky Marciano Bawole, mengatakan dari 17 SPPG yang sempat disuspend dalam beberapa waktu terakhir, lima di antaranya kini sudah diperbolehkan kembali menjalankan kegiatan.

“Dari 17 SPPG yang disuspend secara bertahap sejak sebulan lalu, mulai besok ada lima SPPG yang aktif kembali,” kata Rocky Marciano Bawole, Senin (8/6/2026). 

Ia menjelaskan, penghentian sementara operasional SPPG bukan disebabkan masalah lain, melainkan karena proses administrasi dan pemenuhan standar yang ditetapkan BGN.

Selain itu, keterlambatan pencairan dana operasional juga menjadi salah satu kendala yang dihadapi.

“Dari total 29 SPPG yang ada di Kabupaten Karimun, sebanyak 17 unit sempat menghentikan kegiatan karena belum memenuhi persyaratan yang ditentukan,” ungkapnya. 

Menurut Rocky, sistem pendanaan SPPG dilakukan setiap 10 hari sekali.

Jika dana operasional belum diterima, maka SPPG tidak dapat menjalankan aktivitasnya karena tidak diperbolehkan menggunakan dana talangan.

“SPPG beroperasi setelah dana masuk setiap 10 hari. Kalau dananya belum masuk, mereka tidak bisa berjalan karena tidak ada biaya operasional. Keterlambatan satu atau dua hari biasanya memang terjadi karena proses administrasi. Namun besok dana sudah mulai masuk,” jelasnya.

Terkait informasi yang sempat beredar mengenai terhambatnya penyaluran dana, Rocky Marciano Bawole membenarkan adanya kendala tersebut.

Namun, persoalan itu lebih disebabkan oleh proses pembenahan administrasi yang sedang dilakukan.

Ia menilai pengetatan administrasi dan pengawasan saat ini merupakan bagian dari upaya perbaikan sistem agar program berjalan lebih baik ke depannya.

Meski masih ada sejumlah SPPG yang belum kembali aktif, Satgas MBG Kabupaten Karimun memastikan proses perbaikan terus dilakukan secara bertahap agar seluruh SPPG dapat kembali beroperasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Satu Dapur MBG di Bintan Tutup Sementara

Di Bintan, SPPG Tanjunguban Selatan 4 di Pasar Baru, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), memutuskan untuk menghentikan sementara operasionalnya.

Penutupan ini mulai dilakukan pada Senin (8/6/2026) hingga waktu yang belum ditentukan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved