Rabu, 10 Juni 2026

PROGRAM MBG

78 Dapur MBG di Kepri Berhenti Operasi Sementara, Batam Terbanyak

Ada 78 dapur MBG di Kepri berhenti beroperasi sementara waktu terkait masalah anggaran. Hal ini disampaikan Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Birri Fikrudin
DAPUR MBG DI NATUNA - Tampak depan bangunan SPPG Bunguran Timur Laut di Desa Tanjung. SPPG ini sementara hentikan distribusi MBG, tunggu pencarian dana operasional dari BGN. 

Dampaknya, sebanyak 2.400 penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mendapat jatah makan lagi.

Kepala SPPG Tanjunguban Selatan 4, Riska saat dikonfirmasi tak menampik informasi tersebut.

"Ya, kami mulai tutup hari ini," kata Riska singkat.

Langkah itu diambil pihaknya karena dana dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum ditranster ke SPPG tersebut.

"Uang dari BGN kurang. Kami berhentikan untuk sementara waktu agar tak ada utang ke supplier," ujarnya.

Riska menjelaskan, dapur mereka melayani sekitar 2.400 penerima manfaat.

Dari jumlah itu sekitar 1.700 pelajar di 11 sekolah. Selebihnya adalah ibu hamil, menyusui dan balita dari posyandu.

Satu Dapur MBG di Natuna Berhenti Beroperasi Sementara

Di Natuna, SPPG yang berada di Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, terpaksa menghentikan sementara distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat, karena dana operasional belum masuk.

Akibatnya, sejak Senin (8/6/2026), para siswa penerima manfaat di wilayah tersebut tidak lagi menerima distribusi MBG seperti hari-hari sebelumnya.

"Baru mulai hari ini tidak ada distribusi MBG di sekolah kami," ujar Sumarni, guru di SMAN 1 Bunguran Timur Laut, saat dikonfirmasi Tribunbatam.id.

Menurutnya, pihak sekolah telah menerima pemberitahuan dari pengelola SPPG terkait penghentian sementara program tersebut.

"Kemarin ada pemberitahuan dari SPPG. Katanya dana dari pusat belum masuk," katanya.

Meski demikian, penghentian distribusi MBG tersebut dipastikan hanya bersifat sementara.

Dari sejumlah SPPG yang saat ini beroperasi di Kabupaten Natuna, hanya SPPG Bunguran Timur Laut yang mengalami kendala pendanaan.

Hal itu dibenarkan oleh Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Natuna, Lutshia Widi Febiana. Ia mengatakan ada keterlambatan masuknya dana operasional di SPPG tersebut.

"Di Natuna juga terjadi di SPPG Bunguran Timur Laut, Tanjung," ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. (Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing/Fairoz Zamani/Ronny Lodo Laleng/Birri Fikrudin)(Kompas.com)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved