Minggu, 10 Mei 2026

Antusias Sambut Tahun Baru 2026 di Lingga, Warga Padati Lapak Jagung di Dabo Singkep

Lapak penjualan jagung di Pasar Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dipenuhi warga pada Rabu (31/12/2025).

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
TAHUN BARU DI LINGGA - Lapak penjual jagung di Pasar Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dipenuhi warga menjelang perayaan tahun baru, Rabu (31/12/2025). 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Lapak penjualan jagung di Pasar Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dipenuhi warga pada Rabu (31/12/2025).

Antusiasme pembeli meningkat seiring mendekatnya malam pergantian Tahun Baru 2026.

Sejak pukul 06.00 WIB, seorang petani bernama Samsudin sudah membawa hasil panen jagung dari kebunnya ke area depan pasar ikan Dabo Singkep.

Ribuan jagung tersebut disusun rapi di atas terpal dan langsung menarik perhatian masyarakat.

Jagung-jagung itu dijual dengan harga bervariasi, berkisar antara Rp6 ribu hingga Rp7 ribu per buah, tergantung ukuran.

Tak berselang lama, lapak tersebut pun diserbu pembeli yang datang silih berganti.

Salah satu warga, Tonie, terlihat membawa kantong plastik berisi sekitar 10 buah jagung.

Ia mengaku membeli jagung untuk persiapan acara keluarga pada malam tahun baru.

“Untuk dibakar dan direbus nanti malam, cuma acara keluarga saja,” katanya kepada Tribunbatam.id.

Menurut Tonie, tradisi bakar jagung saat pergantian tahun masih rutin dilakukan meski secara sederhana.

Ia juga menilai kualitas jagung yang dibelinya cukup baik dan rasanya manis.

Hal serupa disampaikan Ino, pembeli lainnya, yang memilih jagung untuk diolah bersama keluarganya.

“Rencananya mau dikukus, buat dimakan bareng keluarga,” ujarnya.

Samsudin menjelaskan, dalam hitungan beberapa jam saja sekitar tiga ribu butir jagung habis terjual.

Ia menyebut hasil panen tersebut merupakan buah dari kerja kerasnya selama lebih dari dua bulan mengelola kebun.

Meski musim hujan, Samsudin bersyukur panen tahun ini berjalan lancar.

“Biasanya kalau hujan sering ada ulat, tapi tahun ini Alhamdulillah ulatnya sedikit karena rajin disemprot juga,” tambahnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved