Sabtu, 25 April 2026

BANJIR ROB DI LINGGA

Banjir Rob Diperparah Angin Kencang, Ombak Tinggi Basahi Jalan Singkep Pesisir Lingga

Ombak tinggi disertai angin kencang membasahi ruas jalan raya di wilayah Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Minggu (4/1)

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Febriyuanda
BANJIR ROB DI LINGGA - Ombak tinggi disertai angin kencang membasahi ruas jalan raya di wilayah Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (4/1/2025). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Ombak tinggi disertai angin kencang membasahi ruas jalan raya di wilayah Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (4/1/2025).

Kondisi tersebut terjadi akibat air laut pasang besar atau banjir rob yang diperparah oleh hembusan angin kencang saat pagi menjelang siang.

Pantauan Tribunbatam.id di lapangan menunjukkan, sejumlah titik terdampak cukup parah, di antaranya Desa Persing, Desa Sedamai, dan Desa Lanjut.

Di lokasi tersebut, air laut asin meluap hingga ke badan jalan, menyebabkan jalan raya tergenang dan licin.

Di Desa Lanjut, ombak tampak mengganas dan sesekali memercik hingga mengenai pengendara yang melintas.

Tak sedikit warga memilih berhenti sejenak dan menunggu kondisi lebih aman sebelum melanjutkan perjalanan, mengingat tingginya ombak yang sewaktu-waktu menerjang jalan.

Selain air laut, pasir pantai juga terbawa gelombang hingga menimbun sebagian kecil badan jalan di Desa Lanjut.

Akibatnya, aktivitas warga dan pengguna jalan sedikit terganggu.

Bahkan, beberapa warung yang berada di tepi jalan turut terdampak oleh genangan air laut tersebut.

Menurut warga setempat, kondisi ini berbeda dibandingkan hari sebelumnya.

Saat banjir rob terjadi tanpa angin kencang, ombak cenderung tenang dan hanya sedikit air laut yang mencapai jalan raya.

“Kalau kemarin, Sabtu (3/1/2026), angin masih teduh. Walaupun air laut pasang, gelombangnya tidak seperti ini. Hari ini karena angin kuat, ombak jadi tinggi,” ungkap seorang warga Desa Lanjut.

Dari pantauan, genangan air laut di Desa Lanjut membasahi badan jalan sepanjang kurang lebih 300 meter.

Sementara itu, di Desa Sedamai, air laut menggenangi sekitar 50 meter ruas jalan dan turut menyeret sampah-sampah kayu kecil ke tengah jalan.

“Angin hari ini mulai besar, semalam masih aman,” ujar Cai, warga Desa Sedamai. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved