Jumat, 15 Mei 2026

BANJIR DI LINGGA

Banjir Rob Rendam Rumah Warga di Daik Lingga, Air Tak Surut Hingga Malam Karena Hujan

Banjir rob kembali melanda wilayah Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, diperparah air hujan hingga malam, Kamis (8/1/2026). 

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Warga - Dali
BANJIR ROB DI LINGGA - Banjir rob kembali melanda wilayah Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, diperparah air hujan dari siang hingga malam, Kamis (8/1/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Sejak siang hari, air laut mulai merambat masuk ke kawasan permukiman dan ruas jalan, menciptakan genangan luas
  • Fenomena ini terjadi saat air laut pasang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut
  • Sepeda motor yang terparkir di depan toko terlihat setengah terendam, menandakan ketinggian air yang cukup signifikan

 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Banjir rob kembali melanda wilayah Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, pada Kamis (8/1/2026). 

Sejak siang hari, air laut mulai merambat masuk ke kawasan permukiman dan ruas jalan, menciptakan genangan luas.

Banjir Rob yang diperkirakan surut pada sore hari itu, bertahan hingga malam.

Fenomena ini terjadi saat air laut pasang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Aliran air dari kawasan perbukitan bertemu dengan limpasan air laut, menyebabkan genangan semakin tinggi dan berwarna keruh.

Jalan utama Daik, mulai dari Simpang Kampung Pahang, Kampung Putus, hingga Kampung Bugis, tampak berubah menjadi genangan air.

Meski genangan cukup mengganggu aktivitas, sejumlah warga dan pengendara masih nekat melintas.

Sebagian warga bahkan keluar rumah untuk mengamati kondisi sekitar, berjalan menembus air yang menggenang sambil berbincang mengenai banjir yang nyaris rutin terjadi itu.

Fasilitas Umum Juga Terdampak Banjir Rob

Tak hanya jalanan, sejumlah fasilitas umum ikut terdampak.

Bangunan sekolah, masjid, dan deretan pertokoan tak luput dari rendaman air.

Baca juga: Curhat Penumpang Fery dari Lingga Tujuan Batam Diterjang Ombak Hingga Telat Tiba Hampir 2 Jam

Sepeda motor yang terparkir di depan toko terlihat setengah terendam, menandakan ketinggian air yang cukup signifikan.

Salah seorang warga, Iwan, menyebut hujan yang terus turun membuat air sulit surut hingga malam hari.

Menurutnya, genangan masih terlihat hingga ke Simpang Kampung Pahang saat malam tiba.

"Ini sama warga ngarung air sampai Simpang Kampung Pahang, air belum surut," ungkap Iwan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved