Senin, 8 Juni 2026

LINGGA TERKINI

Rumah Warga Ambruk Diterjang Angin Kencang di Lingga, Pemilik Selamat, Tongkat Bangunan Patah

Sebuah rumah milik warga di Dusun Cukas, Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Istimewa
RUMAH AMBRUK - Sebuah rumah milik warga di Dusun Cukas, Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (7/6/2026) sore. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Sebuah rumah milik warga di Dusun Cukas, Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, ambruk setelah bagian tongkat atau tiang penyangga rumah patah saat diterjang angin kencang, Minggu (7/6/2026) sore.

Rumah tersebut diketahui milik Samsinar (61), warga RT 002/RW 001 Dusun Cukas.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 18.00 WIB, ketika cuaca di wilayah tersebut dilanda angin kencang.

Kepala Desa Tanjung Irat, Yanto, mengatakan kondisi rumah korban memang sudah cukup memprihatinkan.

Rumah yang berdiri di kawasan pesisir itu ditopang tongkat rumah setinggi sekitar 1,20 meter yang kondisinya telah mengalami kerusakan sejak beberapa tahun terakhir.

Menurut Yanto, pemerintah desa sebenarnya telah melaporkan kondisi rumah tersebut kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lingga sejak tahun 2024.

Namun, sebelum mendapat penanganan, tiang penyangga rumah akhirnya patah saat diterjang angin kencang hingga menyebabkan bangunan roboh.

"Memang kondisi tongkat rumah sudah buruk. Saat angin kencang terjadi, tongkat itu patah dan menyebabkan rumah roboh," kata Yanto kepada Tribunbatam.id, Senin (8/6/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Saat kejadian, Samsinar diketahui telah keluar dari rumah karena khawatir dengan kondisi cuaca yang semakin buruk dan angin yang bertiup kencang.

Yanto menjelaskan, Samsinar tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Kondisi ekonomi yang terbatas dan usia mencapai senja, membuatnya belum mampu memperbaiki bagian tongkat rumah yang sudah lapuk dan usang.

Pasca kejadian, pemerintah desa langsung melakukan pendataan dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga, untuk mendapatkan tindak lanjut dan bantuan penanganan.

"Saat ini laporan sudah kami sampaikan ke BPBD agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Akibat kejadian itu, rumah milik Samsinar mengalami kerusakan berat dan tidak lagi dapat ditempati. 

Warga setempat bersama pemerintah desa kini berupaya membantu korban sambil menunggu penanganan dari pihak terkait.

(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved