Roro Jambi ke Lingga Macet Picu Harga Sembako Naik Hingga Terancam Langka, Sopir Ekspedisi Cemas
Barang kebutuhan pokok di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, terancam alami kelangkaan setelah kapal Roro dari Jambi macet berlayar.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Barang kebutuhan pokok di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terancam langka setelah kapal Roro rute Kuala Tungkal, Jambi ke Dabo Singkep, Lingga, hingga kini macet berlayar.
Kondisi ini pun memicu harga sembako yang akan naik lagi, jika terjadi dalam berkepanjangan.
Dari sebelumnya sebagian besar kebutuhan pokok di Lingga dipasok dari Batam dan Jambi.
Namun, terhentinya distribusi dari Kota Batam, membuat pedagang hanya bergantung pada pasokan dari Jambi.
Harga yang saat ini sudah mengalami lonjakan akibat Roro yang hanya berlayar sekali sepekan dari Kuala Tungkal, diprediksi bisa naik lagi akibat kondisi ini
Akibat Kapal Roro Tungkal ke Dabo yang menjadi jalur utama angkutan barang belum juga berlayar, membuat stok cabai, bawang, kentang, wortel, hingga kol mulai menipis.
Pedagang Pasar Dabo Singkep, Ranisah, mengaku banyak pedagang terpaksa berhenti berjualan. Stok yang tersisa saat ini merupakan barang lama yang belum habis terjual.
“Jadi yang kami jual stok lama, dan beberapa pedagang berhenti berjualan,” kata Ranisah, Selasa (13/1/2026).
Sebagian pedagang bermodal besar memilih menyewa pompong dari Jambi.
Namun, cara ini berisiko tinggi dan tidak semua pedagang mampu melakukannya.
“Sebagian pedagang ada yang menyewa pompong dari jambi namun beresiko tinggi,” ujarnya.
Cuaca buruk memperparah kondisi distribusi barang lewat jalur laut.
Waktu tempuh tidak bisa dipastikan dan potensi kerugian pedagang semakin besar.
Kondisi ini juga dikeluhkan oleh sejumlah sopir ekspedisi yang mengangkut barang sembako.
Belum lagi masalah Roro yang hanya beroperasi sekali dalam satu pekan, ditambah kali ini tidak mempunyai kejelasan pelayaran.
| Dari Aparat hingga Warga Bersatu, Bersihkan Pantai Batu Berdaun di Singkep Lingga |
|
|---|
| Distribusi Pertalite Diawasi Ketat, Pemkec Lingga Tegaskan Penyalur Dilarang Jual di Atas HET |
|
|---|
| Langkah Kecil Jaga Alam, Pelajar SMA Lingga Punguti Sampah di Pantai Pulau Benan |
|
|---|
| Dana Desa 2026 Kota Sungai Penuh Rp 17,5 Miliar Segera Cair, Inilah Rincian tiap Desa |
|
|---|
| Dana Desa 2026 Kabupaten Tebo Rp 38,9 Miliar Segera Cair, Inilah Rincian tiap Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Potret-kebutuhan-pokok-di-Pasar-Dabo-Singkep-Lingga.jpg)