Jumat, 17 April 2026

KAPAL HILANG KONTAK

Kapal Hilang Kontak saat Berlayar dari Lingga ke Batam, Kades: Bukan Warga Kami

Kades Kelumu Lingga Ismet, mengatakan tidak ada laporan soal warga di desanya yang hilang atau berlayar keluar saat ini.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Dok. Diskominfo Lingga
KADES KELUMU - Kepala Desa Kelumu, Ismet, di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Kades sebut tak ada warganya yang merasa kehilangan anggota keluarga terkait informasi kapal hilang kontak saat berlayar dari Kelumu ke Batam. 
Ringkasan Berita:
  • Sebuah kapal pompong hilang kontak saat berlayar dari Kelumu Lingga ke Batam
  • Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mencari dua orang yang berada di kapal pompong tersebut
  • Kepala Desa Kelumu sebut tidak ada warganya yang merasa kehilangan anggota keluarga terkait informasi itu

 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Sebuah kapal pompong berangkat dari Pelabuhan Kelumu di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dikabarkan hilang kontak.

Saat ini, Tim SAR gabungan sedang melakukan upaya pencarian pompong yang diduga hilang di perairan Selat Pintu, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kelumu, Ismet, mengatakan tidak ada laporan soal warga di desanya yang hilang atau berlayar keluar saat ini.

"Kami sudah mencari informasi hingga lewat grup WhatsApp. Tidak ada warga kami yang hilang atau merasa kehilangan dari info pompong yang berlayar hilang kontak," ungkap Ismet kepada Tribunbatam.id, Sabtu (21/2/2026).

Berdasarkan informasi BPBD Kabupaten Lingga, pompong itu dinakhodai oleh Eno dan ada seorang ABK bernama Aris di dalamnya.

Adapun pemilik kapal diketahui bernama Iwan.

Ismet menerangkan, dari koordinasi dengan warga hingga Bhabinkamtibmas dan Babinsa, tidak ada warga yang merasa kehilangan dengan nama tersebut.

"Eno dan Aris, ataupun Iwan, tidak ada nama tersebut di warga kami. Mungkin barangkali kapal yang singgah ke pelabuhan kami, kami juga tidak tahu," ujarnya.

Ia menyebutkan, di Desa Kelumu terdapat dua pelabuhan, yakni Penarik dan Sertih.

"Kami sudah memberi kabar, tidak ada warga kami yang hilang atau merasa kehilangan," katanya.

(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved