KAPAL HILANG KONTAK
Nasib Dua Warga Lingga Hilang Kontak di Laut, Keluarga Eno Kecewa dengan Pihak Pemdes
Keluarga Eno, nakhoda kapal yang hilang kontak asal Limbung, Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, ungkap kekecewaan ke Pemdes
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Jairi (35), seorang nakhoda asal Centeng, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, yang hingga kini dinyatakan hilang kontak di laut bersama rekannya, Muhammad Sahri alias Aren (30) selaku Anak Buah Kapal (ABK).
Keduanya dilaporkan hilang sejak 18 Februari 2026 saat kapal yang diawaki keduanya berlayar menuju Batam.
Hingga Rabu (4/3/2026), keberadaan dua awak kapal tersebut masih belum diketahui, meskipun upaya pencarian sebelumnya telah dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Jairi, yang akrab disapa Eno, diketahui merupakan warga Centeng, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara.
Sementara rekannya, Aren, merupakan warga Ciklatip, Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat.
Di tengah harapan yang belum padam, keluarga korban masih menanti kabar kepastian nasib keduanya.
Namun di balik musibah tersebut, keluarga Eno mengaku kecewa lantaran belum menerima kunjungan dari pihak Pemerintah Desa Limbung, sebagai bentuk empati terhadap keluarga.
Berbeda dengan keluarga Aren di Ciklatip.
Rumah Aren telah dikunjungi sejumlah unsur pemerintah dan aparat setempat, mulai dari Pelaksana Tugas (Plt) Camat Singkep Barat, Kepala Desa Sungai Harapan hingga Kapolsek Singkep Barat pada 25 Februari 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan moral sekaligus membantu memberikan informasi perkembangan proses pencarian korban.
Sementara itu, keluarga Eno menyebut hingga saat ini belum ada kunjungan serupa dari aparatur desa.
Kekecewaan tersebut bahkan disampaikan oleh adik korban, Yunita, melalui akun media sosial Facebook miliknya.
Dalam unggahannya, ia menuliskan sejak kakak laki-lakinya itu dinyatakan hilang, belum ada satu pun perangkat desa yang datang ke rumah orang tuanya.
“Dari hari abang saya hilang kabar sampai hari ini, tidak ada satu orang pun perangkat atau aparat dari Desa Limbung yang datang berkunjung ke rumah orang tua saya,” tulis Yunita.
Saat dikonfirmasi, Yunita membenarkan pernyataan tersebut.
| Kades Limbung Minta Maaf ke Keluarga Eno, Nakhoda Kapal di Lingga Tujuan Batam Hilang Kontak di Laut |
|
|---|
| Isak Tangis Aminah Pecah, Berharap Anaknya yang Hilang di Laut Lingga segera Ditemukan |
|
|---|
| Sudah Hari Keempat Pencarian, Dua Warga Lingga yang Hilang Kontak di Laut Belum Ditemukan |
|
|---|
| Keluarga Tunggu Kabar Eno dan Aris, Warga Lingga Hilang Kontak saat Berlayar ke Batam |
|
|---|
| Kapal Hilang Kontak saat Berlayar dari Lingga ke Batam, Kades: Bukan Warga Kami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/TNI-AL-dan-BPBD-Lingga-cari-2-warga-hilang.jpg)