Minggu, 19 April 2026

PENCURIAN KUCING DI LINGGA

Warga Dabo Singkep di Lingga Resah, Kucing Ras Peliharaan Hilang Sejak Sebelum Ramadan

Warga Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, tengah diresahkan dengan maraknya kasus kehilangan kucing peliharaan

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
KASUS KUCING HILANG DI LINGGA - Warga Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, tengah diresahkan dengan maraknya kasus kehilangan kucing peliharaan dalam beberapa waktu terakhir pada Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resah dengan kasus kucing hilang.
  • Rata-rata kucing ras yang punya nilai jual tinggi.
  • Terjadi sebelum Ramadan atau sepanjang Februari 2026.

 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Warga Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resah dengan maraknya kasus kehilangan kucing peliharaan dalam beberapa waktu terakhir.

Kucing yang dilaporkan hilang bukan kucing biasa, melainkan mayoritas merupakan kucing ras yang memiliki nilai jual cukup tinggi.

Kondisi ini membuat warga menduga kuat adanya aksi pencurian yang terjadi secara berulang di sejumlah wilayah permukiman.

Keluhan warga mulai ramai bermunculan melalui unggahan di media sosial Facebook.

Sejumlah pemilik kucing membagikan foto serta ciri-ciri hewan peliharaan mereka yang hilang dengan harapan dapat ditemukan.

Namun, tidak sedikit pula warga yang memilih tidak mempublikasikan kehilangan tersebut di media sosial.

Rentetan kehilangan kucing ini disebut terjadi sejak sebelum bulan Ramadan atau sepanjang Februari 2026.

Kasus tersebut hingga kini masih terjadi, dengan unggahan warga di sosial media dua hari lalu.

Bahkan, beberapa warga mengaku kehilangan lebih dari satu kucing dalam waktu berbeda.

Warga menilai kasus ini sudah menjadi persoalan serius, lantaran sebagian besar kucing yang hilang merupakan jenis ras dan raib dari halaman rumah pemiliknya sendiri.

Hal tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa kehilangan tersebut bukan sekadar kucing tersesat, melainkan aksi pencurian yang disengaja.

Melalui berbagai unggahan di media sosial, banyak warga turut menyoroti kejadian tersebut dan menyarankan agar kasus ini segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Meski demikian, sebagian pemilik kucing masih menunggu itikad baik dari pelaku untuk mengembalikan hewan peliharaan mereka.

Salah satu warga, Nia, mengaku menjadi korban kehilangan kucing peliharaannya di kawasan Dabo Lama, Kecamatan Singkep.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved