Dari Lingga, Abdullah Luncurkan Buku yang Ingatkan Jati Diri di Kampung Halaman
Putra daerah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, H. Abdullah resmi menerbitkan buku karya perdananya berjudul Kampung Bermadah, Tamadun Berjiwa
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, LINGGA-Putra daerah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, H. Abdullah resmi menerbitkan buku karya perdananya berjudul Kampung Bermadah, Tamadun Berjiwa.
Buku tersebut telah diluncurkan pada 11 Februari 2026 sebagai bentuk kontribusinya dalam dunia literasi dan pemikiran keislaman serta kebudayaan Melayu.
Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Tenaga Ahli Bupati Lingga berharap karya tulisnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda dalam memahami nilai-nilai kampung halaman, budaya, dan spiritualitas kehidupan.
“Insyaallah nanti mungkin akan ada seminarnya,” ujar Abdullah kepada Tribunbatam.id, belum lama ini.
Buku setebal 256 halaman ini mengangkat refleksi tentang hubungan manusia dengan asal-usul kehidupannya.
Melalui judul Kampung Bermadah, Tamadun Berjiwa, Abdullah ingin mengingatkan bahwa sebesar apa pun pencapaian seseorang, ia tidak pernah terlepas dari akar kampung halamannya.
“Sehebat mana pun seseorang, setinggi ilmu atau sebesar kuasanya, tiada siapa yang terlepas daripada kampung asalnya. Ada kampung halaman yang membentuk tubuh dan budi, dan ada pula kampung akhirat yang menjadi tempat pulang abadi,” ungkapnya menjelaskan isi buku tersebut.
Ia berharap para pembaca tidak hanya menikmati isi buku sebagai bacaan semata, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya.
Di ketahui Abdullah bin Nasir bin Ya’kub bin Begaf el Malayyi lahir di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, pada 5 September 1987.
Ia merupakan putra ketiga dari empat bersaudara pasangan H. M. Nasir Ya’kub dan Hj. Ramiah, yang akrab disapa Cik Dul atau Dolah di tengah masyarakat.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Negeri 002 Singkep yang diselesaikan pada tahun 2000.
Semangat merantau dan menuntut ilmu membawanya melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Assalam Palembang selama enam tahun.
Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi di STIU Dirosat Islamiyah Al-Hikmah Jakarta pada jurusan Tafsir Hadits hingga meraih gelar Sarjana Theologi Islam pada 2010.
Tak berhenti belajar, Abdullah kini tengah melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Administrasi di Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang, sebagai upaya memadukan keilmuan keislaman dengan tata kelola pemerintahan.
Pada 2012, ia kembali mengabdi di tanah kelahirannya, Kabupaten Lingga.
| Pembayaran Kontraktor Belum Tuntas, Pemkab Lingga Terkendala Anggaran |
|
|---|
| Distribusi Pertalite Diawasi Ketat, Pemkec Lingga Tegaskan Penyalur Dilarang Jual di Atas HET |
|
|---|
| 66 Pelajar Lingga Ikuti Seleksi Paskibraka Menuju Tingkat Kabupaten Hingga Provinsi Kepri |
|
|---|
| Polindes Tanjung Lipat di Lingga Sudah Lama Tak Berfungsi Karena Tak Ada Tenaga Kesehatan |
|
|---|
| Turnamen Voli Mapelda Open 2026 di Lingga Utara Ditutup, Juaranya Zi Club dan Tiga Berlian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Buku-Abdullah-di-Lingga.jpg)