Minggu, 12 April 2026

TPA Sebayar Membara Sabtu Malam, Damkar Natuna Berjibaku Hampir 4 Jam Padamkan Api

Tumpukan sampah di area TPA Sebayar Natuna mengeluarkan kobaran api yang kian membesar, Sabtu (28/3) malam. Petugas damkar turun tangan

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Dok.Damkar
KEBAKARAN DI TPA SEBAYAR - Petugas Damkar saat berjibaku mengendalikan api yang membesar dari tumpukan sampah di TPA Sebayar, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Sabtu (28/3/2026) malam. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Suasana malam di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sebayar, kawasan Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mendadak berbeda dari biasanya, Sabtu (29/3/2026) malam.

Tumpukan sampah di area tersebut tiba-tiba mengeluarkan kobaran api yang kian membesar disertai asap pekat, hingga dikhawatirkan meluas ke area sekitar.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.25 WIB. Petugas TPA yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Natuna untuk segera ditangani.

Tim pemadam kebakaran yang menerima laporan pukul 20.30 WIB itu pun langsung bergerak cepat ke lokasi, dengan mengerahkan satu unit armada.

Kebakaran ini menghanguskan tumpukan sampah dengan luas mencapai sekitar setengah hektare.

Namun proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas harus berjibaku selama hampir 4 jam untuk mengendalikan api yang sulit dipadamkan.

“Hambatan di lapangan karena api mengendap di bawah tumpukan sampah, jadi butuh waktu lama untuk memastikan benar-benar padam,” ujar Kasi Sarpras Pengolahan data dan informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim kepada Tribunbatam.id, Minggu (29/3/2026) pagi. 

Ia menyebut, tim mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 20.45 WIB. 

"Pemadaman baru berhasil diselesaikan sekitar pukul 00.20 WIB atau hampir empat jam setelah petugas mulai bekerja," ujarnya. 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Namun, dugaan sementara api berasal dari aktivitas pembakaran liar di area TPA.

“Diduga dari pembakaran liar di lokasi. Jadi kami imbau bagi masyarakat maupun petugas agar tidak melakukan pembakaran tanpa pengawasan, terutama di area yang berpotensi memicu kebakaran besar," pungkas Nurhakim. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved