Kamis, 30 April 2026

TOKO EMAS ANGGOTA DPRD NATUNA DIBOBOL

Toko Emas Anggota DPRD Natuna Dibobol Viral, Pelaku Ditangkap, tapi Emas Masih Misterius

Anggota DPRD Natuna Ahmad Sapuari ungkap, meski pelaku yang membobol toko emas miliknya sudah ditangkap, namun BB belum ditemukan semuanya

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Ist untuk tribun batam
BOBOL TOKO EMAS - Tangkapan layar video rekaman CCTV yang merekam aksi nekat pelaku membobol Toko Mas Safari milik anggota DPRD Natuna di Jalan Datuk Kaya Wan Mohamad Rasyid, Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Aksi itu dilakukan pada Senin (2/3/2026) dini hari lalu. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kasus pembobolan Toko Mas Safari di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menjadi perbincangan publik. 

Toko emas yang terletak di kawasan Pasar Lama, tepatnya di Jalan Datuk Kaya Wan Mohamad Rasyid, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur tersebut milik Anggota DPRD Natuna, Ahmad Sapuari.

Peristiwa pencurian ini terjadi di momen bulan suci Ramadan, tepatnya pada Senin (2/3/2026) dini hari. Namun baru viral belakangan setelah korban mengungkapkan kekhawatirannya.

Sebab barang bukti sekitar 2 kg emas hasil curian hingga kini belum sepenuhnya ditemukan, meski pelaku telah ditangkap.

Dalam aksi itu, korban menyebut sekitar 40 persen isi toko berhasil dibawa kabur pelaku.

Sapuari menyebut, awalnya kerugian hanya ditaksir sekitar Rp3 miliar saat laporan pertama dibuat.

Namun setelah dilakukan penghitungan ulang dengan harga emas terkini, jumlah kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp3,7 hingga Rp3,8 miliar.

Barang yang hilang terdiri dari berbagai jenis perhiasan seperti cincin, gelang, kalung, anting, hingga emas batangan, serta uang asing berupa Ringgit Malaysia.

“Kalau dihitung sekarang hampir Rp4 miliar. Yang hilang itu kurang lebih 2 kilogram emas, termasuk juga mata uang ringgit,” ujarnya kepada Tribunbatam.id, Senin (30/3/2026).

Meski pelaku telah diamankan, korban mengaku masih diliputi kekhawatiran.

Pasalnya, sebagian besar barang bukti emas hingga kini belum berhasil ditemukan. Sementara emas yang sempat digadai pelaku, telah ditemukan.

“Yang jadi beban pikiran sampai sekarang, barang bukti emas yang dicuri belum sepenuhnya diketahui keberadaannya. Karena keterangan pelaku berbelit-belit ke penyidik,” kata Sapuari.

Diketahui, aksi nekat pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) di toko emas itu.

Dalam aksinya, pelaku diduga hanya membutuhkan waktu singkat, namun berhasil menguras sebagian isi toko.

Peristiwa terjadi saat toko dalam kondisi kosong, karena ditinggal penghuni untuk makan sahur.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved