Jumat, 29 Mei 2026

Pasang Police Line, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah Kos di Natuna

Garis polisi kini terpasang mengelilingi indekost yang terbakar di kawasan Padang Kurak, RT 01 RW 02, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
Tribun Batam/Birri Fikrudin
GARIS POLISI - Kondisi Pasca Kebakaran, garis polisi tampak terpasang mengelilingi sebuah rumah yang difungsikan sebagai indekost yang terbakar di kawasan Padang Kurak, RT 01 RW 02, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Jumat (22/5/2026) sore. Foto diambil : Minggu (24/5/2026). 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Garis polisi kini terpasang mengelilingi rumah kos (indekos) yang terbakar di kawasan Padang Kurak, RT 01 RW 02, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pantauan Tribunbatam.id di lokasi hari Minggu (24/5/2026) pagi, bangunan rumah yang selama ini menjadi tempat kosan itu tampak porak poranda usai dilalap si jago merah.

Bagian dalam bangunan terlihat hangus, dinding hingga rangka kayu tampak gosong akibat kobaran api yang sempat membesar pada Jumat (22/5/2026) sore lalu.

Police line terlihat dipasang di sekitar bangunan, menandakan bagian dari proses penyelidikan pihak kepolisian terkait penyebab pasti kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Natuna, Syawal, mengatakan hingga kini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

"Untuk penyebab pastinya masih belum diketahui, masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian," ujarnya saat dikonfirmasi.

Syawal juga kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada guna mencegah kebakaran serupa terjadi.

Baca juga: Detik-Detik Rumah Indekos Terbakar di Natuna, Penghuni Lansia Panik Selamatkan Diri dan Barang

"Kami mengimbau kembali kepada masyarakat untuk waspada, matikan kompor setelah digunakan, pastikan instalasi listrik aman, dan jangan melakukan pembakaran sembarangan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran rumah yang difungsikan sebagai indekos dua pintu itu sempat memicu kepanikan warga sekitar.

Satu pintu ditempati Lansia, sementara satu pintu lainnya di bagian depan dalam keadaan kosong.

Salah satu penghuni kost, Darma (60), mengaku panik saat mendengar suara keras dari arah dapur kamar kost di sebelah tempat tinggalnya.

Saat itu Darma sedang mencuci pakaian di kamar mandi. Ia hanya bersama cucunya, sementara sang suami sedang keluar rumah. 

"Saya dengar bunyi tek tek tek, keras sekali. Kirain ada orang di belakang kos yang kosong ini lagi buat apa. Karena tak kepikiran sama kebakaran," ujar Darma.

Tak lama kemudian, cucunya melihat api sudah membesar dari arah dapur bangunan kosong tersebut.

"Pas keluar lihat api dah besar, saya panik lah langsung teriak," katanya.

Teriakan Darma membuat warga sekitar berdatangan membantu menyelamatkan barang-barang miliknya sebelum api merembet lebih luas.

Api akhirnya berhasil dijinakkan kurang dari satu jam setelah dua unit mobil pemadam kebakaran, mobil tangki air, dan water cannon Polres Natuna diterjunkan ke lokasi kejadian.

( tribunbatam.id/birrifikrudin )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved